IMG-20170821-WA0012

Tumpeng Tiwul Raksasa Setinggi 5,5 Meter Pecahkan Rekor MURI Dalam Gelaran Hello Pacitan 2017

BERITAPLATMERAH, PACITAN – Rangkaian Kegiatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-72 di Kabupaten Pacitan tahun 2017 sangat meriah, Beragam kegiatan berlangsung,Salah Satu kegiatan yang tidak kalah meriahnya adalah “Pesona Hello Pacitan 2017” yang menyuguhkan beraneka kegiatan dari sekala nasional hingga Dunia.

Salah satu event Olah raga yang mendunia adalah Kompetisi selancar tingkat dunia “World Sufing League (WSL) yang diselenggarakan di Pantai Watukarung Kecamatan Pringkuku, Diikuti puluhan peselancar dari berbagai negara dunia.

Menurut Panitia Hello Pacitan 2017 Muchammad Fadil menjelaskan, Rangkaian festival budaya dan olahraga bertaraf internasional yang bertujuan mendongkrak sektor pariwisata daerah itu dijadwalkan akan berlangsung hingga 20 Agustus 2017.

“Selain lomba atau kompetisi selancar yang menjadi ikon gelaran `Pesona Hello Pacitan 2017`, ada sejumlah kegiatan lain kami gelar. Salah satunya adalah pemecahan rekor MURI pembuatan tumpeng Tiwul tertinggi dan terbesar di dunia,” ujarnya saat di temui di lokasi Pembuatan Tumpeng Raksasa, Sabtu (19/8).

Pembuatan Tumpeng Tiwul raksasa, Dikerjakankan langsung di Taman alun-alun Kota Pacitan yang dipimpin langsung oleh Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pacitan Lucky Indartato, mulai pukul 07.00 WIB hingga jadi dan dinilai oleh tim Museum Rekor Indonesia (MURI) pada pukul 15.00 WIB.

Tumpeng Tiwul raksasa tersebut akan tegak berdiri dengan ketingian 5,5 M dan Diameter 4 M, Dibuat oleh 274 orang dengan mengunakan Bahan Tepung (Glepung) 2000 Kg, Tepung Tapioka 300 Kg, Air 1 Tanki dan dilengkapi 17 jenis lauk ikan hasil laut Pacitan, 8 tingkat, serta 45 tumpeng kecil.

Setelah dinilai dan dicatat sebagai tumpeng terbesar dalam buku rekor MURI, keseluruhan tumpeng yang dibuat secara masal itu akan “dipurak” atau dimakan bersama seluruh warga yang hadir secara gratis.

“Pembuatan tumpeng raksasa memecahkan rekor MURI ini selain bertujuan mengenalkan kuliner `ndeso` (desa) khas Pacitan sekaligus membudayakan makan ikan di tengah masyarakat tentunya juga untuk membangkitkan spirit perjuangan ibu-ibu di bawah komando ibu Luck Indartato dalam menyemarakkan perayaan Kemerdekaan ke-72 RI di Pacitan ini,”jelasnya.

Kegiatan Lomba, Pesta Rakyat dan olahraga selancar bertaraf internasional tersebut juga dihadiri oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono beserta keluarga yang menyaksikan langsung beberapa gelaran dalam rangka Pesona Hello Pacitan 2017.(tyo)