Tour De Java SBY dan Ibu Ani Berhenti Di lingkar Nagreg

0
11

Jakarta – Kegiatan Tour De Java membuat Susilo Bambang Yudhoyono bernostalgia saat menjadi Presiden RI ke-6. Ketum Partai Demokrat (PD) itu pun menyempatkan diri singgah di lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, dalam perjalanan menuju Tasikmalaya.

Bersama sang istri, Ani Yudhoyono, SBY turun dari bus dan berjalan kaki menyapa para pedagang di jalur lingkar Nagreg, Rabu (9/3/2016). Terik matahari tak menyurutkan semangat SBY dan Ibu Ani.

Kepada sejumlah pedagang, SBY melakukan dialog. Beberapa pembeli dan pengguna jalan bahkan sempat berhenti untuk meminta foto bersama SBY dan Ibu Ani.

Dalam safari ini, SBY didampingi sejumlah fungsionaris DPP PD seperti Waketum Syarief Hasan, Sekjen Hinca Panjaitan, Ketua Komite Pemenangan Pemilu PD Edhie Baskoro (Ibas), dan Ketua DPP Didik Mukrianto yang didapuk menjadi Ketua Pelaksana SBY Tour De Java. Selain itu juga ada kader PD lainnya seperti Roy Suryo dan Dede Yusuf. Kapolres Kabupaten Bandung AKBP Erwin Kurniawan pun juga turut mendampingi.

SBY lalu memborong makanan ringan yang dijajakan pedagang. Termasuk ubi Cilembu dan segelas bandrek yang dicicipi langsung di lokasi sambil beristirahat sebentar.

“Hmm manis ya,” ucap Ibu Ani saat mencicipi ubi Cilembu.

Kepada para pewarta, SBY bercerita bagaimana saat ia menjabat sebagai cerita kemacetan di Nagreg merupakan salah satu permasalahan yang kerap muncul. Terutama saat musim mudik lebaran.

“Ini dulu sumber kemacetan kalau lebaran bisa macet berjam-jam. Saya berkali-kali datang ke sini untuk mencari solusi. Akhirnya setelah 3 tahun pembangunan (lingkar Nagreg) kita bisa atasi bottle neck sehingga bisa lebih lancar dibanding sebelumnya,” kisah SBY.

Meski begitu, SBY pun masih tetap harus menghadapi masalah. Yakni protes dari para pedagang yang kekurangan pemasukan karena berkurangnya kemacetan.

“Kalau nggak macet pedagang nggak laku. Akhirnya kita carikan solusi dengan Pemda. Jalan di depan dulu nya nggak begini. Ini salah satu yang bisa kita atasi macet parah,” katanya.

“Jalur utara biasanya Pasar Tumpah yang macet, moga ke depan mereka bisa sadar, kalau pas mudik lebaran bisa diatur. Karena mereka makan banyak jalan,” sambung SBY.

Setelah bercerita, SBY pun lantas kembali berjalan kaki hingga naik ke tanjakan. Ia ingin mengingat kembali pembangunan jalur Nagreg yang dilakukan saat eranya. Bapak dua anak itu tampak senang dan tersenyum puas sambil berlari-lari kecil. Sementara Ibu Ani lebih memilih mengambil kamera mirror less-nya untuk memotret perbukitan yang menjadi pemandangan di daerah Nagreg.

Dalam kesempatan itu, salah satu pedagang mengundang SBY dan Ibu Ani untuk singgah di kiosnya. Pedagang bernama Cucu menawarkan sepiring bakwan buatannya untuk dinikmati bersama. Cucu mengaku kaget kedatangan sosok dua tokoh yang fenomenal tersebut.

“Alhamdulillah, saya mimpi apa semalam. Ini bala-bala (bakwan) buatan saya pak, lagi musim jagung. Makasih banyak pak sudah mampir ke sini. Semoga Demokrat makin jaya,” ujar Cucu senang.

SBY dan Ibu Ani pun cukup lama berdialog dengan Cucu. Jenderal purnawirawan itu lalu bertanya bagaimana kondisi Nagreg saat ini dan juga soal perekonomian para pedagang setelah adanya jalur lingkar Nagreg.

“Kalau Sabtu dan Minggu Insya Allah masih ramai Pak. Sejak ada terowongan emang Alhamdulillah sudah nggak macet. Berkat jalan lingkar,” jawab Cucu.

Tak berapa lama, SBY bersama rombongan kembali melanjutkan perjalanan. Sambil membawa sisa bakwan yang dibungkuskan Cucu, SBY dan Ibu Ani tersenyum senang sebelum masuk ke dalam bus.

 

(detik.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here