IMG-20170816-WA0043

Tolak Full DaySchool , PMII Purwakarta Datangi DPRD

BERITAPLATMERAH, PURWAKARTA,-PMII (Pergerakan Maha siwa Islam Indonesia)datangi gedung DPRD Kabupaten Purwakarta.

Kedatangan tersebut terkait penolakan soal kebijakan Full Day School FDS di Purwakarta Jawa Barat.

Kedatangan kelompok Mahasiswa Islam itu disambut baik oleh anggota komisi IV Alekasalam di Ruangan DPRD Purwakarta.

Dalam penjelasannya,Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Purwakarta menolak tegas soal kebijakan Full Day School (FDS). Pasalnya, FDS dapat membunuh Madrasah Diniyah yang konsisten dalam membentuk karakter anak dan mengisi kekosongan spiritual anak.”Kami dengan tegas menolak FDS itu bagi kami tidak ada tawar menawar lagi,” Tegas Irvan,juru bicara PMII

Agustus 2017. Permendikbud no 23 tahun 2017 tentang hari sekolah tersebut lanjutnya dapat berdampak buruk bagi dunia pendidikan, karena pembentukan karakter tidak secara otomatis bisa dicapai dengan menam bahkan jam sekolah tersebut. “FDS bertentangan dengan UU.

Sisdiknas tentang Pengelolaan satuan pendidikan anak usia dini pendidikan dasar dan pendidikan menengah dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan minimal dengan prinsip manajemen berbasis sekolah madrasah,” bebernya.

Irvan melanjutkan, FDS tidak senafas dengan UU sisdiknas yang selama ini cukup demokratis dan memandirikan satuan-satuan pendidikan untuk me ngembangkan model pendidikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kesiapan sekolah madrasah masing-masing.

Sementara, Alaikassalam Komisi IV DPRD Purwakarta sepakat untuk menolak FDS, selain dapat mengancam keberadaan sejumlah Madrasah Diniyah di Kabupaten Purwakarta, juga dapat merusak fsikis para pelajar.

“Kebijakan ini harus ditinjau lebih jauh karena efeknya sangat besar dan justru mengorbankan pendidikan diniyah,” ujarnya
Diketahui, puluhan masa PMII Purwa karta bergerak dari sekreta riat Jalan. Ibrahim Singadilaga ke kantor DPRD Purwakarta. Di sepan jang jalan, masa PMII melakukan orasi juga tiatrikan sebagai bentuk penolakan FDS tersebut. (jem)

Mas’ad saat berorasi didepan gedung DPRD Purwakarta Rabu 16