Tina Toon Nyaleg Lewat PDIP Ternyata Pernah Sakit Jiwa

0
2

Tina Toon, eks penyanyi cilik itu, menjadi bakal caleg PDIP untuk maju di Provinsi DKI Jakarta ternyata pernah mengalami gangguan jiwa ringan. Hal tersebut diketahui melalui jejak digital yang pernah diakuinya pada tahun 2014 silam.

Di usianya 13-15 tahun Tina toon mengaku sering dilanda stres. Saat itu dirinya susah tidur dan merasa aneh sendiri melihat orang lain.

“Aku merasa this is not me. Nah, aku tuh stresnya di situ,” ucapnya, dikutif Tribun Sumsel Kamis, (14/8/2014), ditemui di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta.

Di usia 13-15 tahun, masa dirinya berada dalam proses transisi. Diketahui ia adalah seorang penyanyi cilik yang sukses dan populer. Situasi berubah ketika beranjak dewasa. Ia harus bisa beradaptasi dengan kondisi tersebut.

“Jadi, aku pernah merasakan down, enggak pede (percaya diri),” lanjutnya. Ia sampai berkonsultasi dengan motivator. “Bukan ke psikolog,” lanjutnya.

Namun, ia merasa bersyukur punya keluarga yang tak pernah absen memberikan dukungan kepadanya. “Pada, akhirnya aku bisa berprestasi lagi, jadi enggak sampai ribut,” tandasnya.

Seperti diberitakan, Tina Toon menjadi bakal caleg PDIP untuk mencoba peruntungan di panggung politik.

“Ya benar, Mbak Tina Toon maju sebagai caleg dari PDI Perjuangan untuk kursi di DPRD DKI,” ujar Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kepada detikcom, Rabu (18/7/2018).

Menurut Prasetyo, Tina, yang kini dipanggil Tina Toonita, maju sebagai caleg PDIP atas keinginan sendiri. Kepada PDIP, pemilik nama asli Agustina Hermanto itu mengaku banyak mendapat tawaran dari partai politik.

“Tapi memilih PDI Perjuangan sebagai wadah perjuangan politiknya. Jadi dia datang sendiri ke kita dan mendaftarkan diri. Tentunya kita menerima dengan senang hati dan tangan terbuka,” jelas Prasetyo.

Ketua DPRD DKI Jakarta itu sempat menanyakan alasan Tina memilih PDIP. Tina menyatakan PDIP memiliki kesamaan perjuangan dengan dirinya.

“Dia bilang pilihannya itu karena dia menilai PDI Perjuangan partai yang demokratis dan memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil. Dia senang dengan PDI Perjuangan, terutama saat Pilkada DKI 2017 lalu saat PDI Perjuangan mengusung Pak Ahok sebagai Gubernur DKI,” tuturnya.

“Jadi dia kepincut melihat perjuangan PDI Perjuangan saat itu. Kita berharap Mbak Tina berhasil meraih kursi legislatif untuk DPRD DKI dan nantinya bisa bekerja mengawal kebijakan di DKI,” sambung Prasetyo.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here