Tersandung Kasus Narkoba, Kekayaan Roro Fitria Segini Totalnya !

0
6

Raden Roro Fitria Nur Utami atau Roro Fitria (29), adalah salah satu artis yang kerap memamerkan kehidupan glamournya. Dari perhiasan hingga mobil mewah. Bahkan untuk bayar pajak satu unit mobilnya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

“Ya lumayan sih bayar pajaknya. Satu mobil bisa sampai Rp 100 juta sampai Rp 125 juta,” ujarnya.

Jika nilai pajak mobilnya saja segitu, lalu berapa harta kekayaan Roro Fitria?

Saat tampil di acara Hotman Paris Show beberapa waktu lalu artis bersuara unik ini akhirnya membocorkan.

Menurutnya harta kekayaannya berasal dari warisan kedua orangtuanya.

Selain kepada dirinya, Roro mengaku orangtuanya sudah membagi kekayaan ke tiga saudaranya yang lain.

Roro Fitria sendiri mendapat angka fantastis dari warisan itu. Ia menaksir kekayaan pribadinya kini mencapai Rp 750 miliar. Hal itu terbagi dari harta bergerak maupun harta tak bergerak.

Kekayaannya itu membuat Hotman yang juga dikenal sebagai pengacara kaya tersentak. Apalagi saat melihat koleksi berlian yang dibawa Roro Fitria. Harga satu stel berlian Roro ada ditaksir Rp 10 miliar.

“Kalah saya kalau begini,” kata Hotman yang melongo melihat koleksi perhiasan sang artis.

Roro Fitria mengaku pendapatannya sebagai artis hanya digunakan untuk shoping saja. Pendapatan terbesarnya justru dari bunga deposit di bank.

Roro pernah mengaku jika ayahnya merupakan keturunan Raja Yogyakarta keempat. Sementara ibunya berasal dari Kalimantan.

Ia bercerita bahwa ibunya mendapat warisan cukup besar usai menjual gunung di Kalimantan.

Artis Roro Fitria tersandung kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Ia ditangkap di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

Dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/2/2018), Kasubdit 1 Detreserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Calvijn Simanjuntak, membeberkan kronologi penangkapan terhadap Roro.

“Pada Rabu 14 Februari 2018, kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan dilakukan transaksi narkotika jenis sabu di daerah Hayam Wuruk. Berangkat dari info itu, kami lakukan profiling di tempat,” kata Calvijn.

Kemudian, pada pukul 10.20 WIB, polisi menangkap pria dengan inisial nama WH (40), dengan ciri-ciri berkulit sawo matang, berkacamata, dan berambut pendek.

Dari penggeledahan, lanjut Calvijn, pihaknya menemukan barang bukti berupa sabu seberat 2,4 gram dalam bungkus rokok. Polisi juga menyita satu unit telepon genggam dari tangan WH serta satu kartu ATM atas nama WH.

“Dari situ kami interogasi, barang itu dari mana dan siapa yang pesan. Ternyata, yang pesan adalah RF, tanggal 13 Februari (2018). Tapi, baru ada barangnya tanggal 14 (Februari 2018). Pesan awalnya tiga gram, tapi cuma ada dua gram,” tutur Calvijn.

Pihaknya lalu bergerak ke kediaman Roro di Jalan Durian Raya, Ragunan, Jakarta selatan.

Namun, selama di perjalanan, WH, yang juga diboyong oleh polisi ke rumah Roro, selalu mendapat telepon dari sang artis, yang menanyakan WH sudah sampai di mana.

“Saat penangkapan di rumah RF, kami tanyakan betul enggak dia pesan ke WH. Yang bersangkutan jelas mengatakan bahwa betul dia yang memesan ke WH dan telah transfer uang Rp 5 juta ke rekening WH,” ucap Calvijn.

Hal tersebut diperkuat dengan adanya bukti percakapan antara Roro dengan WH melalu aplikasi pesan dalam telepon genggam masing-masing, berkait pemesanan sabu dan transfer uang.

“Ditransfer di ATM dekat rumah RF. Setelah itu RF kami bawa ke kantor (polisi),” ujar Calvijn.

Atas dugaan penyalahgunaan narkotika itu, Roro dan WH disangkakan dengan Pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 Juncto Pasal 132 ayat 1 Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here