Terdakwa Kasus Pidana Pilkada Pemalang Divonis 2 Bulan Penjara

0
12

Beritaplatmerah.com-Pemalang– Selasa (24-11-205), Slamet Arif Al  amin, ST. Bin Wajar terdakwa pelanggaran Pilkada Pemalang menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Pemalang, dengan agenda tunggal Pembacaan Putusan  Pengadilan. Sidang di pimpin oleh hakim kepala Mahaputra, SH., MH. Dengan hakim anggota Rintis Candra, SH., dan Kurnia Diana Ginting,  SH.MH.

Slamet didakwa melanggar pasal 187 ayat 3, Undang-Undang Pilkada no 1tahun 2015, dengan menggunakan fasilitas negara berupa balai desa Bongas, kecamatan Watukumpul untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan pasangan calon Junaedi-Martono pada acara Pemberian bantuan PKH di depan sekitar 150 warga.

 Slamet berbicara didepan peserta yang hadir sekitar 20 menit, selain berbicara tentang kemajuan yang dicapai oleh petahana, mengajak dan menghimbau peserta untuk memilih no 2, ia juga mengancam peserta apabila nantinya tidak mecoblos paslon no 2 akan di coret dari daftar penerima PKH
Barang bukti berupa 2 stiker Semarak PKH, 4 buah stiker pasangan calon no 2 dan sebuah HP yang ada stiker pasangan calon no 2 disita untuk dimusnahkan.

Putusan yang dibacakan  bergantian oleh hakim memutuskan Penjara 2 bulan, dengan masa percobaan 4 bulan, dengan denda 1 juta rupiah (atau kurungan 1 bulan).

Putusan ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum Soegeng Prakoso, SH yang menuntut terdakwa dengan penjara 3 bulan, masa percobaan 6 bulan.

Dalam Putusan ini JPU Soegeng Prakoso, SH dan Terdakwa yang didampingi oleh pengacara H. Sudarmaji, SH. dan Anggoro Adi Admojo, SH., sama sama  menyatakan pikir-pikir.
(sarwo edy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here