Tak Takut Cukong, Anies Segel 932 Bangunan di Pulau D Reklamasi

0
10

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyegel 932 bangunan di Pulau D kawasan reklamasi Teluk Jakarta yang terdiri atas ratusan rumah dan rumah toko.

“Jumlah bangunan disegel 932 bangunan, terdiri dari 495 rumah, 212 rukan (rumah kantor), dan 313 jadi satu unit rukan dan rumah tinggal,” kata Anies di lokasi penyegelan, Pulau D, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Penyegelan yang dipimpin Anies ini dibantu oleh 300 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta petugas Dinas Cipta Karya, Penataan Kota, dan Pertanahan DKI. Dia menegaskan bakal menegakkan aturan terhadap semua pihak tanpa pandang bulu.

“Kita ingin menegaskan kepada semua bahwa di DKI Jakarta akan menegakkan aturan kepada semua, bukan hanya mereka yang kecil dan lemah, tetapi juga kepada mereka yang besar dan kuat. Kita ingin semua mengikuti aturan yang ada,” kata Anies.

Dia menilai penyegelan hari ini berjalan dengan baik. Dia berpesan kepada semua pihak agar memastikan perizinan sebelum membangun di Jakarta.

“Ikuti ketentuan. Jangan dibalik. Jangan membangun dahulu baru mengurus izin. Tapi pastikan ada izin dulu semuanya sesuai tata kelola yang ada,” kata Anies.

Usai penyegelan Anies menyebut akan segera membentuk badan yang akan menangani masalah reklamasi sesuai dengan Keppres Nomor 52 Tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

“Nanti akan dibentuk badan-badan yang diharuskan oleh Keppres nomor 52 tahun 1995 dan juga oleh perda yang menyangkut reklamasi, kami akan menjalankan sesuai dengan aturan,” kata Anies.

Anies menyampaikan pembentukan badan tersebut disesuaikan dengan Keppres. Pada pasal 4 Keppres tersebut dikatakan dalam rangka mengendalikan reklamasi pantura dibentuk sebuah badan pengendali yang diketuai oleh Gubernur DKI Jakarta.
 Kemudian di pasal 8 dikatakan untuk menyelenggarakan reklamasi panturan Gubernur DKI Jakarta membentuk sebuah badan pelaksana.

Lebih lanjut, Anies juga menyampaikan Pemprov DKI akan melakukan penataan secara terintegrasi terhadap semua pulau reklamasi di kawasan pesisir Jakarta.

“Kami akan segera umumkan, timnya sudah ada orangnya semua sudah siap nanti kita akan umumkan segera,” ujar Anies.

Di sisi lain, Anies menyebut tengah menyusun rancangan peraturan daerah (raperda) tentang reklamasi setelah sebelumnya dua raperda reklamasi. “Kami akan segera menuntaskan penyusunan raperda,” ujarnya.

Keberanian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno mendapat pujian dari mantan staf khusus Kementerian ESDM Muhammad Said Didu melalui akun twitternya.

“Salut atas ketegasan pak Gub dan Pak Wagub menyegel bangunan ilegal di Pulau Reklamasi. Tidak takut sama cukong !!!” ujar Said Didu yang juga mantan Ketua ICMI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here