SUPARDI SALEH AKTIVIS SAROLANGUN “ ANGKAT TEMUAN ,,BIBIT KARET MILIK DARONI TIDAK MEMENUHI SYARAT UNTUK DISALURKAN.

0
13

BERITAPLATMRAH.COM.Sarolangun-Jambi.Rasa getol Supardi Saleh Aktivis di Lembaga Intelijen Manunggal RI ( LIM-RI ) Poswil Propinsi Jambi,mengungkapkan temuannya, bibit karet siap salur milik Daroni Alamat jalan solo Kelurahan Sungai Benteng Kecamatan Singkut “ diragukan kemurniannya,,
Menurut penuturan Supardi Saleh kepada Platmerah ( 15/10 ) dikediamannya saya menemukan dua lokasi tumpukan bibit karet akulasi yang siap sebar yang tidak begitu jauh dari kediaman Daroni jalan solo Kelurahan Sungai Benteng terlihat jumlah bibit yang tersedia dilokasi tersebut cukup banyak,bibit tersebut berpariasi ada stum mata tidur yang belum begitu lama tertancap pada polibec sebahagian lagi telah berpayung dua keatas dan sebahagian masih layu belum segar pertumbuhannya.

Setelah saya telusuri dan saya himpun informasi dari berbagai pihak bahwa Daroni mendapat kontrak 100 ribu dari dari kontraktor bernama Fahrul bibit tersebut untuk disalurkan ke Kabupaten Tebo melalui pos Anggaran APBD I Jambi tahun 2015 “ kenyataan sebahagian bibit tersebut bibit didatangkan dari Kabupaten Linggau ( luar daerah ) bukan dari hasil penyemaiannya sendiri,,
Yang paling ironisnya dalam persoalan ini tutur Supardi Daroni tidak sebagai penangka bibit yang terdata di register Dinas Bunhut Sarolangun alasan ini cukup kuat membuktikan bahwa Daroni tidak memilik Trup, Intres dan tidak mempnyai batang bawah kalau ini tidak dimiliki sudah jelas dia tidak memilik SKM tentang mutu biji.

Kalu persyaratan ini tidak terpenuhi jelas Supardi bibit yang dimilikinya sebagai benih sebar tidak layak untuk disalurkan ke petani sudah pasti kemurniannya diragukan dan harus dimusnahkan,jelas Supardi kepada Platmerah.
Lanjut Supardi bibit yang layak salur menurut peraturan di Dinas perkebunan adalah bibit yang berasal dari Penangkar yang resmi,sebab ini ada badan pengawas yaitu BP2MB Dinas Perkebunan Tk I Jambi,dan bibit yang akan disalurkan harus mempunyai label biru,terbitnya label biri oleh Dinas pekrkebunan didasari terdaptarnya sebagai penangkar yang dibuktikan adanya lokasi Intres,lokasi batang bawah dan harus ada Trup yang dikeluarkan oleh Dinas Bunhut setempat,kemudian jika iya memesan biji baik itu dari Sumbawa maupun Sungai Putih dia harus ada SKM,ini semua tidak dimiliki oleh Daroni,kata Supardi.

Kalau ini diberi izn dan dikeluarkan Label oleh Dinas perkebunan Tk I Jambi,saya imbuh Supardi akan membuat laporan secara resmi ke-Poda Jambi untuk diproses secara Hukum begitu juga jika Dinas perkebunan tetap menerima penyaluran bibit ini,Dinas Perkebunan Tebo akan menerima imbas dari dampak Hukum persoalan ini,dan Dinas Bunhut Sarolangun segera menangani kasus bibit ini dan saya harapkan segera dimusnahkan.( Rifaiduri )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here