Sleep Apnea Dan Hipertensi Bisa Berakibat Ginjal Kronis

0
10

Jakarta, Komplikasi penyakit diabetes, sleep apnea dan hipertensi bisa berakibat fatal. Peneliti menemukan ketiga penyakit ini berhubungan dengan penyakit ginjal kronis.

Peneliti Yung-Tai Chen dari Taipei City Hospital Heping mengatakan hubungan antara ketiga penyakit ini dengan penyakit ginjal kronis sudah diketahui sejak lama. Namun penyakit mana yang memberi risiko paling besar?

Sebanyak 8.600 partisipan Taiwan’s National Health Insurance Research Database dibagi menjadi empat kelompok yakni pengidap sleep apnea, hipertensi, diabetes dan kelompok kontrol. Ditemukan bahwa kelompok pasien diabetes yang paling berisiko mengalami gangguan ginjal kronis.

Pasien diabetes memiliki risiko 200 persen mengalami gangguan ginjal. Ini lebih tinggi daripada risiko pasien sleep apnea yang ada di angka 58 persen dan pasien hipertensi di angka 17 persen.

Tetyana Kendzerska dari University of Toronto mengatakan gangguan ginjal kronis berhubungan dengan kurangnya level oksigen yang ada di tubuh. Sleep apnea dan hipertensi yang memengaruhi peredaran darah disebut bertanggung jawab terhadap hal tersebut.

“Sementara kita tahu bahwa diabetes melitus meningkatkan kadar glukosa dan mengurangi insulin yang sangat penting bagi kesehatan ginjal,” tuturnya.

Oleh karena itu Tetyana mengatakan hasil penelitian ini tidak mencerminkan salah satu penyakit tidak lebih berbahaya bagi ginjal dibandingkan penyakit lainnya. Yang harus dilakukan adalah menjaga kesehatan agar tidak terserang penyakit-penyakit tersebut.

“Kurangi merokok, alkohol, cukupi air minum merupakan cara menjaga ginjal Anda tetap sehat,” tuturnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here