Simulasi Versi PolkMark : Jokowi-Gatot dan Prabowo Anies

0
41

BERITAPLATMERAH,JAKARTA-PolMark Indonesia melakukan survey tingkat keterpilihan calon preseden yang akan bertarung di 2019.

Lembaga survey yang didirikan pengamat politik Aep Saefullah Fatah itu membuat simulasi pasangan capres-cawapres untuk memprediksi kemenangan di Pilpres 2019.

Simulasi dilakukan membandingkan duet Joko Widodo-Gatot Nurmantyo melawan Prabowo Subianto-Anies Baswedan. Siapa yang menang?

Simulasi dilakukan melalui survei pada 13-25 November 2017, dengan 2.600 responden di seluruh provinsi di Indonesia. Metode sampling, multistage random sampling dengan margin of error +/- 1,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

CEO PolMark, Eep Saifullah Fatah, mula-mula mengukur dengan membuat simulasi kandidat alternatif pasangan Jokowi dan Prabowo. Hasilnya, Anies Baswedan menjadi cawapres paling ideal bagi Jokowi maupun Prabowo.

Kemudian Eep mengukur potensi elektabilitas cawapres dengan menawarkan opsi sangat mungkin (SM), mungkin (M), tidak mungkin (TM) atau sangat tidak mungkin (STM). Hasilnya, Jokowi-Gatot (75,1%), Prabowo-Anies (70,9%).
Untuk diketahui, PolMark tak membuat daftar elektabilitas cawapres, tapi langsung dalam format simulasi. Data itu menunjukkan Jokowi-Gatot potensi elektabilitasnya lebih tinggi dibanding Prabowo-Anies.
Temuan yang menarik, dalam dua simulasi itu baik Jokowi maupun Prabowo, keduanya diikuti oleh Agus Harimurti Yudhono. Hasilnya Jokowi-AHY (74%), Prabowo-AHY (67,7%). AHY memang sedang disiapkan Demokrat untuk Pemilu 2019, namun tak cukup memenangkan Pemilu diduetkan dengan Jokowi atau Prabowo. (AN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here