Serangan Bom di Gereja Tewaskan 10 Orang, Presiden Mesir Berduka

0
7

BERITAPLATMERAH, KAIRO-Presiden Mesir Abdel Fattah As-Sisi menyampaikan rasa duka untuk korban serangan teror terhadap gereja di luar ibu kota Mesir, Kairo, yang dilakukan oleh kelompok ISIS.

Dia menyatakan serangan teror semacam itu takkan membuat lemah tekat rakyat Mesir untuk membersihkan Mesir dari terorisme. Hal itu disampaikan dalam satu taklimat yang dikeluarkan Kantor Presiden Mesir.

Presiden Mesir mengucapkan terima kasih kepada penjaga keamanan gereja tersebut atas peran heroik mereka dalam menggagalkan serangan tersebut, dan memerintahkan semua lembaga negara agar menyediakan semua dukungan buat keluarga korban dan orang yang cedera.

Serangan itu terjadi menjelang perayaan Natal Gereja Ortodoks pekan depan. Sepuluh orang tewas dalam baku-tembak di luar Gereja Mar Mina di Kabupaten Helwan, Kairo, Jumat.

Kementerian Kesehatan Mesir menyatakan kesepuluh korban tewas meliputi seorang penyerang dan satu polisi, yang beragama Islam, dan delapan pemeluk Kristen Koptik. Sementara lima orang lagi cedera, dan dua dalam kondisi serius.

Beberapa saksi mata mengatakan kepada Xinhua, dua orang bertopeng dengan mengendarai sepeda motor memasuki jalan menuju bagian barat gereja itu. Setelah itu mereka turun dari motor lalu menyerang pos keamanan di luar gereja. Mereka menambahkan baku-tembak berlangsung selama 20 menit.

Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan serangan tersebut dilancarkan oleh pelaku teror, yang menegaskan satu orang tewas dan satu lagi tertangkap.

Tim penjinak bom telah menjinakkan dua bom yang diletakkan di dekat gereja, kata kementerian itu.

Penyerang yang tertangkap membawa satu bom, 150 peluru dan satu senjata otomatis, kata kepala Direktorat Keamanan Kairo.

Sebelumnya Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan penembakan di Gereja Kristen Koptik di Kairo pada Jumat (29/12), yang menewaskan 11 orang dan sejumlah orang lainnya terluka.

Pernyataan itu dimuat oleh kantor berita Amaq, milik ISIS, tanpa menyertakan bukti-bukti pendukung, demikian laporan kantor berita Reuters.

Secara terpisah Kementerian Luar Negeri Irak mengeluarkan pernyataan mengecam keras serangan berdarah tersebut dan mendukung Mesir untuk memerangi terorisme.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here