IMG-20170914-WA0042

Seorang Pecatan Polisi Di Jember Dibekuk Diduga Terlibat Pencurian Mobil.

BERITAPLATMERAH, JEMBAER– – Seorang pecatan polisi dibekuk atas dugaan terlibat pencurian mobil. Jealous Shandra Harianto (34), warga Kelurahan Tamansari, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso, ditangkap Tim Resmob Polres Jember.

“Tersangka J (Jealous, red) diduga kuat pelaku pencurian mobil, Yang bersangkutan juga bekas anggota Polri dan dipecat secara tidak hormat sekitar tahun 2009 lalu,” ungkap Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo di mapolres, Kamis (14/9).

Menurut Kusworo, sudah cukup banyak TKP dan korban pencurian yang dilakukan tersangka. Terakhir, korban pencurian itu adalah Ayu Fatimah (47), warga Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates.

“Hari Selasa 12 September 2017 kemarin, korban ini menolong tersangka untuk diantar ke suatu tempat. Namun ketika korban mengambil uang di ATM dan lengah, mobilnya dibawa kabur tersangka,” jelas Kapolres Kepada beritaplatmerah.com.

Selanjutnya, tersangka membawa kabur mobil Suzuki Ertiga P 1686 QC itu ke Bondowoso. Sementara korban usai kejadian itu, langsung melapor ke Polres Jember.

“Dari laporan itu, kita lakukan penyelidikan. Akhirnya mengarah kepada tersangka ini. Kemudian, tersangka kita tangkap saat berada di rumah pamannya di Wirolegi, Sumbersari (Jember),” sambungnya.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan, tersangka sudah beraksi di beberapa TKP. Selain di Jember, tersangka juga pernah beraksi di wilayah Bondowoso dan Lumajang.

“Mobil hasil tindak pidana pencurian itu, oleh tersangka dijual kepada 2 orang penadah. Keduanya juga sudah kita amankan,” tegasnya

Kedua penadah itu adalah Pit (35) warga Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, dan Ahmad (30) warga Desa Tamansari, Kecamatan Mumbulsari.

“Kedua tersangka yang kita duga sebagai penadah ini, ditangkap di rumah masing-masing. Beberapa barang bukti diduga hasil kejahatan juga sudah kita amankan,” ungkapnya.

Untuk tersangka Jealous sendiri, lanjut Kusworo, sebelumnya pernah mendekam di Lapas Kelas IIA Jember karena kasus serupa.

“Kita masih terus mengembangkan kasus ini. Karena ada indikasi, masih ada TKP lain yang pernah menjadi sasaran tersangka J ini,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Kusworo juga langsung menyerahkan mobil Ertiga kepada pemiliknya (korban). Mobil itu diserahkan tanpa dipungut biaya seperpun alias gratis.

“Ke depan lebih hati-hati lagi. Mobil ini saya serahkan kepada ibu, tanpa ada biaya seperpun. Ini gratis, dan kita ingin memberikan pelayanan terbaik,” kata orang nomor satu di Polres Jember, sambil menyerahkan kunci mobil kepada korban.(fat/tyo)