Santri Al-Muhajirin Terbitkan Buku Berjudul “Ilmu Tanpa Adab Mau Jadi Apa”

0
6

BERITAPLATMERAH, URWAKARTA,-Santri Al- Muhajirin Kabupaten Purwakarta sudah bisa membuat atau menerbitkan buku baca yang berjudul Ilmu Tanpa Adab Mau Jadi Apa, ini merupakan karya tulisan yang sangat kreatif, bahkan sudah menghasilkan buku.

Ini merupakan hasil karya para santri bahkan buku hasil karyanya sudah beredar ditoko-toko setiap perpustakaan disekolah yang ada dipurwakarta.

“Alhamdulillah, ini adalah loncing ketiga buku hasil karya para santri Al-Muhajirin,kita punya program tiap tahun sekali dilaksanakan karena merupakan salah satu sarat santri untuk bisa menulis sehingga hasil tulisan santri itu dikumpulkan sehingga bisa diterbitkan menjadi sebuah buku.

Untuk buku ketiga berjudul Ilmu Tanpa Adab Mau Jadi Apa, ini merupakan salah satu sarat untuk kelulus bagi santri Al-Muhajirin,”ujar Kepala Sekolah Al Muhajirin, ┬áMarpu Muhidin Ilyas, MA, saat ditemui berita platmerah.com dikantornya Jalan Vete ran Kelurahan Ciseureuh Kecamatan Purwakarta Jawa Barat 2 Mei 2017

Marpu mengatak, “Santri dituntut harus bisa untuk menulis dan mampu membuat powerpoin atau mainmet, sehingga bisa meng hafal Al Qur’an dan bisa baca kitab kuning, ini merupakan program setiap tahun alhmdulilah berjalan secara istiqomah.

Nantinya akan kita tingkatkan tidak hanya setiap tahun mungkin nanti disetiap semester akan menjadi program unggulan yang kita bangun untuk kemampuan, keterampilan menulis bahkan bisa baca kitab sehingga bisa juga menterjemaahkan oleh para santri.
Karena kita berbasis pesantren santri apapun jurusanya IPS, IPA, atau keagmaan mereka harus punya kemampuan karena Ilmu kita paling utama, salah satunya kitab fiqh, mereka harus mampu membaca kita tafsirnya, sehingga membaca kitab tauhid jauharah Al-tauhid dalam kitab Ahklaq dan juga kitab hidayatul hidayah itu salah satu kitab utamanya disamping kitab kitab yang lainnya.

Santri minimal bisa menulis dua sampai tiga halaman itu jug menulis sambil dibingbing kemudian sebelum dibuku kan ini harus ada tahap evaluasi dan harus seperti akreditasi mereka di sidangkan dan harus dipertanggung jawabkan tulisannya ini sehingga benar benar terbukti hasil tulisan karya mereka sendiri dan mereka menguasai isinya sekaligus mendukung dan merealisasikan visi kita.

Misalkan mereka lulusan IPA di sini membahasa satu tema IPS salah satu tema kemudian harus mampu meng krolesasikan atau mencari tautan tema itu dengan ayat ayat Al Qur’an atau hadis.

Setelah buku ini sudah terbit menjadi sebuah buku hasil karya santri Al Muhajirin, buku tersebut dimasukan ke perpustakaan dan disebarluaskan ke masyarakat bahkan ditiap toko buku dipurwakarta diberi free untuk toko toko tertentu, kemudian ada yang di jual bebas karena buku ini hampir sekelas USBN secara lengkap, bahkan buku ini harus ada diperpustakaan Nasional maupun perpustakaan daerah karena merupakan salah satu bukti nyata bahwa kita sudah menerbitkan buku ini.”pungkasnya.(jem)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here