Sandiaga Berharap Pemudik Bisa Ciptakan Lapangan Kerja di Daerahnya

0
7

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berharap pemudik non warga Jakarta yang kini tengah melakukan perjalanan dalam rangka merayakan Idul Fitri, tidak kembali lagi ke Ibu Kota. Menurutnya, para pemudik bisa memanfaatkan hasil kerjanya dari Ibukota dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru di daerahnya masing-masing sehingga mampu mengurangi kesenjangan ekonomi dengan daerah lainnya.

“Harapan kita, mereka bisa berbagi rejeki sehingga menumbuhkan ekonomi dan mengurangi kesenjangan yang ada di Ibu Kota dan daerah lain,” ujar Sandi saat melepas 5.000 pemudik dalam rangka Mudik Bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, sabtu (9/6/2018).

Dengan mengandalkan tradisi tahunan orang Indonesia pulang kampung, Sandi mengatakan hal tersebut bisa mengurangi urbanisasi terutama jika para pekerja yang sebelumnya mencari nafkah di Jakarta bisa membuka usaha di kampung masing-masing.

“Kalau ini bisa bertumbuh, level urbanisasi bisa berkurang dan itu harapan kita untuk meningkatkan lapangan pekerjaan,” papar Sandi.

Setiap tahunnya, Sandi memaparkan sebanyak 200.000 – 250.000 pendatang yang mencoba mencari nafkah di Ibu Kota.

Demi menekan angka tersebut, Sandi berharap pemerintah dapat melakukan pemerataan pembangunan di Indonesia, salah satunya dengan pembangunan ekonomi di daerah.

“Para pemudik ini adalah duta besar ekonomi untuk di daerahnya masing-masing, mereka bawa rejekinya dari Jakarta untuk berinvestasi di daerahnya sehingga lapangan kerja tumbuh di daerah,” kata Sandi.

Dengan program Mudik Bersama BPJS Ketenagakerjaan yang memberangkatkan total 10.000 pemudik dari enam wilayah yakni Jakarta, Tangerang Selatan, Cikarang, Bekasi, Karawang, dan Purwakarta, Sandi melihat bagaimana potensi ekonomi di daerah bisa dikembangkan.

“Kami melihat bagaimana 10.000 peserta mudik ini akan menebar rejeki di wilayah masing-masing, di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur,” tutur Sandi.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here