Ridwan Kamil : Pemkot Bandung sedang mempersiapkan aturan kenaikan tarif retribusi parkir pinggir jalan

0
21

Bandung – Kendaraan yang parkir di pinggir jalan kerap menjadi salah satu biang kemacetan. Untuk itu, saat ini Pemkot Bandung sedang mempersiapkan aturan kenaikan tarif retribusi parkir pinggir jalan.

DPRD Kota Bandung melalui Pansus 10 sudah membahas Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 16 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Perhubungan dan Retribusi di Bidang Perhubungan.

“Nanti (pelaksanaanya) nunggu Perwal. Kalau Perwalnya sudah jelas, baru dieksekusi,” ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Kamis (11/2/2016).

Tarif akan disesuaikan dengan jenis kendaraan, yang besarannya bergantung terhadap kawasan ruas parkir tersebut berada. Dalam revisi Perda, tarif dibagi menjadi 3 kawasan, yakni pinggiran kota, penyangga kota, dan pusat kota.

“Nama-nama ruas jalannya nanti ditentukan di Perwal. Perda hanya mengatur tarif-tarifnya saja,” jelas Emil.

Menurut pria berkacamata itu, kenaikan tarif parkir di pinggir jalan bisa membuat masyarakat untuk malas menggunakan kendaraan pribadi dan beralih ke kendaraan umum.

“Nanti kombinasi membuat orang malas parkir karena mahal, tapi kita siapkan juga transportasi publik. Seperti di Australia, orang sulit untuk menemukan tempat sampah, supaya mereka tidak buang sampah di jalanan,” jelasnya.

Jadi kapan tarif baru parkir pinggir jalan akan diberlakukan? “Nanti tunggu Perwal. Biasanya dua bulanan,” tandasnya.

Saat ini untuk tarif parkir di jalan, mobil dikenai Rp 2.000 dan motor Rp 1.000.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here