Rekor! Penguatan Rupiah Tertajam selama 70 Tahun Merdeka

0
9

Beritaplatmerah.com-jakarta-Laju pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika (USD) kembali menguat siang ini. Bahkan, Rupiah menyentuh titik terkuat yaitu Rp 13.289 per USD pada pukul 11.30 WIB.

Data Bloomberg mencatat, Rupiah dibuka Rp 13.595 dan terus menguat hingga kini.

Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga mengatakan pesimisme The Fed dini hari tadi serta kenaikan harga komoditas mengembalikan sentimen positif terhadap Rupiah pada hari ini, walaupun kenaikan tajam yang dimulai awal pekan ini bisa terkoreksi.

“Karena tanpa adanya dukungan pasokan dolar AS tambahan, baik dari investor maupun Bank Indonesia,” ujar Rangga dalam riset harian, Jakarta, Jumat (9/10).

Akan tetapi, Rangga melihat, Bank Indonesia masih akan menunjukkan keinginannya untuk menguatkan Rupiah yang diklaim pada saat ini masih terlalu lemah dibandingkan nilai wajarnya.

Tak hanya Rupiah, nilai tukar Ringgit Malaysia juga menguat terhadap dolar Amerika (USD) pada perdagangan Jumat (9/10) walau tidak sekuat Rupiah. Hal ini didorong sentimen kuat dari pelemahan USD setelah rilis hasil notulensi Federal Open Market Committee (FOMC) meeting dini hari tadi.

Dilansir dari Thestar, Ringgit dibuka di level RM 4,1510 per USD atau menguat dibanding penutupan kemarin di RM 4,2330 per USD.

Dolar AS melemah secara global setelah pertemuan FOMC yang mengisyaratkan kalau bank sentral Amerika atau The Fed mempertahankan suku bunga acuan.

“Ini memicu minat yang kuat terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Ringgit. Ini juga dibantu peningkatan harga minyak dunia,” pernyataan pedagang valas di Malaysia, Jumat (9/10).

Ringgit Malaysia juga diperdagangkan menguat terhadap mata uang utama lainnya. Ringgit menguat terhadap dolar Singapura ke level RM 2,9595 per dolar Singapura. Kemudian, Ringgit juga menguat terhadap yen di level RM 3,4606 per yen.

Penguatan Tertajam selama 70 Tahun Indonesia Merdeka
Laju nilai tukar Rupiah sukses ditutup menguat 475 poin atau sekitar 3,42 persen. Rupiah ditutup di level Rp 13.412 per USD, atau lebih kuat dibanding penutupan kemarin di Rp 13.887 per USD.

Kutipan Hatree.com, Nilai tukar Rupiah cenderung menguat sepanjang perdagangan hari ini, Jumat (9/10). Dibuka di level Rp 13.595, Rupiah sempat menyentuh titik terkuat di Rp 14.289 per USD.

Bank Indonesia mengklaim keyakinan investor terhadap pemerintah Indonesia sudah pulih. Ini terlihat dari penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mencapai 4,4 persen dalam tiga hari terakhir.

BI juga menyatakan bahwa penguatan rupiah terhadap dolar ini menjadi penguatan yang paling tajam selama 70 tahun Indonesia merdeka. Hal ini dinyatakan dengan berbagai macam aspek serta faktor ekonomi dunia.

“Tadinya investor asing mengatakan pemerintah tidak pernah serius melakukan structural reform. Paket kebijakan itu mendorong investor masuk, lalu pemerintah meng-adress dengan debirokratisasi dan deregulasi dalam rangka mendorong investor dan devisa masuk,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Mirza Adityaswara, Jakarta, Jumat (9/10).

Menurut Mirza, penguatan rupiah juga didorong sentimen The Federal Reserve diperkirakan bakal menunda penaikan suku bunga acuannya hingga tahun mendatang. Presiden Jokowi juga sangat jenius dalam memberikan Kebijakan untuk mengatasi masalah ekonomi di Indonesia.

Di sisi lain, Mirza mendorong publik untuk tak menahan dolar demi mengeruk keuntungan. Dengan begitu, rupiah diharapkan bisa terus menguat

“Banyak orang cut loss, baik individu maupun korporasi. Kami juga membantu untuk mendorong sedikit saja, jadi yang pada pegang dolar sebaiknya dijual dolarnya,” katanya.

sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here