Ratusan Siswa-siswi SMAN 1 Cibatu Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba

0
8

Beritaplatmerah | PURWAKARTA – Ratusan pelajar SMAN 1 Cibatu antusias mengikuti sosialisasi penyuluhan tentang bahaya Narkoba yang di adakan Satres Narkoba Polres Purwakarta dan pihak kepolisian sektor (Polsek) Cibatu.

Menurut Kapolres Purwakarta AKBP Dedy Tabrani melalui Kasat Narkoba Polres Purwakarta, AKP Heri Nurcahyo yang diwakili Kanit Sidik Satres Narkoba, IPDA Rudianto mengatakan, dalam upaya P4GN ini agar berjalan dengan optimal, pihaknya juga mengajak kepada pihak terkait di lingkungan pendidikan dari mulai dinas pendidikan, kepala sekolah, guru pengajar dan peserta siswa didiknya untuk selalu waspada terhadap ancaman bahaya narkoba baik yang belum menjadi korban ataupun yang sudah menjadi korban.

“Mereka yang telah menjadi korban terhadap penyalahgunaan narkoba bukanlah merupakan aib tetapi mereka harus kita bantu untuk dipulihkan lewat upaya rehabilitasi. Dan hal ini dapat dicapai tentunya dengan kerjasama antar stakeholder terkait” jelas Rudianto, saat ditemui usai sosialisasi, Rabu 7 Maret 2018

Dalam kesempatan itu, ia mengharap kan kepada seluruh pelajar SMA/SMK yang mengikuti sosialisasi ini dapat menyampaikan atau menginformasikan kembali bahaya penyalahgunaan nar koba kepada keluarga terdekat di rumah, teman di lingkungan rumah tinggal atau pun di lingkungan sekolah masing-masing.

“Sebagai awal, para pelajar harus mengetahui istilah atau bahasa-bahasa jenis narkoba, cimeng atau gele untuk ganja, putaw (heroin), inex (ekstasi). Bila juga istilah transaksi misal segaris, selinting, se’empel. Diharapkan dengan para pelajar mengenal istilah tersebut, mereka tidak terjebak atau minimal mereka bisa menghindari,” ujarnya

Ditempat yang sama Kepala SMAN 1 Cibatu, H. Wawan Rahwan menuturkan, kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba selalu Rutin di gelar di sekolah SMAN 1 Cibatu, para pelajar secara antusias melakukan tanya jawab bersama pihak petugas kepolisian.

“Sosialisasi ini berdampak positif untuk siswa supaya mengenal berbagai jenis obat terlarang sehingga dalam pergaulan bisa membedakan mana jenis obat terlarang tidak bisa ditipu ketika di luar lingkungan sekolah,” katanya.

Dihadapkan 745 pelajar SMAN 1 Cibatu, tambah dia, siswa-siswi aktif tanya jawab kepada petugas yang mem perlihatkan jenis-jenis obat terlarang.

“Usia remaja, tergolong dalam usia rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, karena di usia ini sedang tumbuh kembang dan proses pencarian jati diri. Usia remaja sangat labil dan mudah sekali dipengaruhi oleh pengaruh yang tidak baik yang datangnya dari masyarakat atau dari lingkungan sekitar sekolah,” paparnya.

Dalam Sosialisasi Narkoba/P4GN hadir Kapolsek Cibatu, AKP Ali Murtado, IPTU Rudianto, Kepala SMAN Cibatu H. Wawan Rahwan dan staf dan guru SMAN 1 Cibatu. (Gin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here