IMG-20171004-WA0024

Ratusan Orang di Bojonegoro Setiap Tahun Terjangkit Penyakit HIV/Aids

BERITAPLATMERAH, BOJONEGORO– Setiap tahun, selama lima tahun terakhir jumlah penderita penyakit HIV/Aids yang ada di Kabupaten Bojonegoro menginjak angka ratusan.

Pada Bulan Juli hingga September 2017 ini jumlah pasien baru yang terjangkit infeksi HIV/Aids yang berkunjung melalui instalasi Rawat Jalan sebanyak 26 pasien, dengan empat orang pasien meninggal dunia.

Data pengidap kasus baru penyakit HIV/Aids di Kabupaten Bojonegoro tahun 2013 sebanyak 126 orang dengan jumlah meninggal dunia sebanyak 31 orang dan yang masih dalam perawatan 95 orang.

Di tahun 2014 sebanyak 132 penderita dengan 37 orang meninggal dunia dan 95 masih dalam perawatan.

Pada tahun 2015, jumlah penderita HIV/Aids meningkat menjadi 186 penderita. 25 orang penderita meninggal dunia dan 161 masih dalam perawatan. Tahun 2016, mengalami penurunan lagi menjadi 166. Namun jumlah penderita yang meninggal dunia meningkat, sebanyak 41 orang dan yang dalam masa perawatan ada 125 penderita.

Kepala Sekretariat KPA Bojonegoro, Johny Nurhariyanto mengatakan, permasalahan penyakit HIV/Aids di Kabupaten Bojonegoro lima tahun terakhir ini menunjukan angka yang tinggi.

Di tahun 2017, mulai bulan Januari hingga September ada 83 penderita baru. Dengan 16 orang meninggal dunia dan 67 orang masih hidup dan dalam perawatan jalan.

Jika dikumulatifkan, jumlah penderita HIV/Aids yang ada di Bojonegoro hingga sampai saat ini yang terdeteksi sebanyak 967 orang. Dari jumlah tersebut penderita yang meninggal dunia ada 208 orang, yang masih hidup dan menjalani perawatan ada 759 penderita.

“Salah satu kendala penanganan HIV/Aids saat ini masih minimnya mitra Lembaga Sosial Masyarakat yang bergerak di bidang HIV dan AIDS dalam mengurangi dampak sosial di masyarakat,” ujarnya kepada beritaplatmerah.com, Rabu (4/10).

Mereka yang menderita HIV/Aids ini sebagian berusia 30 – 34 tahun. Di tahun 2017 ini jumlah penderita dikelompok usia tersebut ada 20 orang dari jumlah 83 penderita. Menyusul sebanyak 14 penderita dengan kelompok usia 40 – 44 tahun.

“Perbandingan penderita antara laki-laki dan perempuan 1:2,” jelasnya.

Saat ini perawatan dan pengobatan kepada penderita HIV/Aids ini dilakukan dengan cara salah satunya melalui pemberian antiretroviral therapy atau ART. Pihaknya juga sering melakukan sosialisasi bahaya dan penulaan HIV/Aids di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro.(lus/tyo)