Ramai di Sosmed, Beredar Video Bocah SMP Dipalak Preman!

0
20

Jakarta – Sosial media tengah diramaikan dengan sebuah video pemalakan siswa SMP di Kota Bekasi. Video ini direkam dan diunggah ke Facebook. Video ini menyebar dan dikomentari banyak orang.

Video ini diunggah oleh pemilik akun Facebook Fedry Erman II, Sabtu (30/1) lalu.

“AKSI PEMALAK-AN PAGI INI.. preman buaran terhadap anak2 SMP Pangeran Jayakarta.. saksikan video candid yang berhasil direkam diam2 ini, pemirsa..” tulis Fedry di keterangan video yang diunggahnya. Belum diketahui kapan Fedry mengambil gambar candid itu.

Dalam video candid yang diambil Fedry dan diunggah di laman facebooknya tersebut, terlihat tiga orang siswa SMP yang berboncengan motor bebek warna merah dihadang remaja berbaju lengan panjang warna hijau dan celana panjang biru. Remaja ini berpostur lebih tinggi dan kurus. Dia bersama dengan satu orang lainnya yang berseragam SMP.

Pelaku yang berbaju hijau terlihat mengintimidasi para korban. Dia merebut kunci motor dan tangannya kemudian merogoh paksa kantong para siswa SMP ini. Sementara pelaku yang berseragam SMP tampak menelepon seseorang.

Dua siswa SMP yang dibonceng kemudian diminta turun dari motor oleh pelaku yang berbaju hijau. Siswa yang berseragam putih dirogoh kantong celananya, kemudian siswa yang berseragam pramuka dirogoh tasnya. Setelah mengambil sesuatu, diduga uang, pelaku berbaju hijau ini pergi meninggalkan lokasi sambil melemparkan kunci motor yang direbutnya di awal.

Pelaku yang berseragam SMP kemudian menghampiri siswa SMP berseragam pramuka dan merogoh tas korban. Setelah mengambil sesuatu, dia kemudian pergi.

Video berdurasi 1 menit 18 detik yang diunggah Fedry ini pun menuai pro dan kontra. Ada yang menyalahkan Fedry kenapa dirinya tidak mencegah aksi pemalakan itu dan malah mem-videokannya lewat HP.

Di laman akunnya Fedry memberi alasan, ketika itu dirinya sedang mengajar di kelas. Namun dia tetap mengaku salah karena tidak mencegah aksi pemalakan tersebut.

“bu nurul: iy bu nurul.. saya memang salah.. mestinya saya tinggalin yg 3 kls digabung itu.. soalnya ini kls anak usia dini .. memang agak repot jk ditinggal 3 kls yg d gabung ketika itu..,” tulisnya.

Menurut Fedry peristiwa pemalakan siswa SMP itu terjadi di Jalan menuju SMP-SMA Pangeran Jayakarta yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Km 28, Buaran, Harapan Mulya, Medan Satria, Kota Bekasi.

detikcom sudah mencoba menghubungi Fedry via Facebook untuk mengklarifikasi lebih lanjut, namun belum ada respons. Belum didapat juga keterangan dari pihak sekolah dan kepolisian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here