RAHMAN SABON NAMA: UNTUK KEUTUHAN BANGSA DAN NKRI TIDAK PERLU UNGKIT PIAGAM JAKARTA

0
57

Beritaplatmerah.com-Jakarta-Rahman sabon Nama tokoh Muslim asal Adonara NTT,merasa prihatin atas pendapat sebagian saudara kita kalangan tokoh Islam di Jakarta,yang memasalahkan Ahok (Basuki Cahaya Purnama) turunan minoritas China  Kristen yang memimpin Jakarta. “Kata Rahman, Tinghoa bukan hambatan sehingga tak perlu dimusuhi.Jika selama ini orang Tionghoa sangat tertutup dalam berbisnis,pada masa mendatang mereka harus membuka diri dengan pribumi,begitu juga para pejabat harus lebih terbuka dengan pengusaha pribumi.Jauhkan unsur unsur SARA, saya berharap era kepemimpinan  pemerintahan Jokowi bisa lebih baik berkembang kata Sabon Nama dalam wawancara dengan Plat Merah.

Begitu juga Piagam Jakarta /Jakarta Charter menurut Rahman , sebagai seorang Muslim dari daerah yang  mayoritas non muslim di Flores Timur,NTT  mengingatkan agar tidak terjadi instabilitas SARA yang dapat dimanfaatkan oportunis politik disaat rakyat dan bangsa menghadapi krisis ekonomi dan keuangan saat ini ,untuk itu menurut saya  cukup saja menjadi sebuah catatan sejarah bangsa ini bahwa itu merupakan hadiah Umat Islam.

Kata Ketuhanan Yang Maha Esa sudah mencerminkan dan menjadi substansi tujuh kata itu.Kita akan mundur kebelakang manakala memasalahkan pasal 29 UUD 45  itu untuk tidak diungkit kembali Mari kita lihat jauh kedepan dengan pikiran yang lebih universal,tokoh legendaris bangsa ini sang proklamator Bungkarno-Bung Hatta dan anggota PPKI legendaris Islam (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)yaitu Bagus Hadikusumo,Kasman Singodimejo,Wahid Hasyim,Teuku M Hasan sepakat menghilangkan tujuh kata menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya dengan Ketuhanan Yang Msha Esa.

Mereka telah berfikir jauh kedepan dalam kerangka kesatuan NKRI karena ada saudara kita Evi Nangi Maria ,Wayan Adi,Timo Kapisa , Solon Sihombing,Agustinus Mone dan ada Ahok atau Liem Swiking .Melalui Plat Merah Sabon Nama berpesan  agar sebagai generasi penerus bangsa harus menjaga kesatuan dan persatuan bangsa serta keharmonisan dan kebersamaan dalam kemajemukan kehidupan berbangsa yang diwariskan kepada bangsa ini perlu kita pertahankan dan lestarikan .

Editor:agus Nainggolan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here