RAHMAN SABON NAMA: . MENKO RIZAL RAMLI, “PULSA PRABAYAR PLN MERUGIKAN RAKYAT HARUS DICABUT”

0
13

Beritaplatmerah.com-jakarta-Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli sebagai pembicara tunggal pada pembukaan Rapimnas Kadin Indonesia menyatakan bahwa program pulsa listrik prabayar oleh PLN sangat merugikan rakyat.

Menurutnya bahwa bisnis proyek ini dilakukan oleh oknum mantan Direksi PLN,dan rakyat dirugikan karena pada prakteknya pulsa Rp.1oo.ooo isinya hanya Rp.7o.ooo untuk itu menurut Menko Rizal  kepada Dirut PLN   agar proyek ini segera  dihentikan atau ditinjau ulang untuk lebih baik. Rapimnas Kadin yang dilaksanakan di Manhattan Hotel Jakarta  dari tanggal 3-5 September 2o15 itu secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua MPR RI Dr.Oesman Sapta Odang (OSO)dihadiri oleh 34 Kadinda propinsi se Indonesia.

PLH Ketua Umum Kadin H.Zainal Bintang kepada Plat Merah menyatakan bahwa  Rizal Ramli meminta dukungan  moral dari  Kadin agar upayanya untuk membenahi persoalan waktu bongkar muat kontainer (dwell time), di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dengan pembentukan Tim Khusus untuk memangkas peraturan perizinan dari total 124 aturan perizinan yang ditemukan, akan dipangkas menjadi sekitar 41 izin saja,dipotong jadi
1/3 utk mempermudah proses,karena terkait 24 Kementrian ada kementerian yang sengaja mempertahankan aturan, hanya karena ingin mempersulit aktivitas di pelabuhan.

Jadi banyak departemen-departemen yang bikin ruwet begitu.  Rizal optimistis dwell time yang ditargetkan Presiden Jokowi dapat terealisasi. Dan target berikutnya melakukan audit kinerja dan membenahi permasalahan  kelistrikan  di PLN kenapa listrik mahal  dan persoalan terkait BBM dan Pertamina.

Pengurus Kadin Rahman Sabon Nama, kepada Plat Merah mengutip pernyataan Menko Rizal Ramli,dalam pernyataannya bahwa hasil pertemuannya dengan Perdana Menteri Najib Razak sepakat untuk bekerjasama mendorong produktivitas dari minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) karena kedua negara Jiran itu menguasai pasar lebih dari 85% dari pasar CPO dunia.dan keduanya sepakat meningkatkan koordinasi dalam bentuk working group on palm oil producers (WGPOP). Tujuannya tentu untuk meningkatkan nilai tambah sebesar-besarnyanya untuk manfaat negara produsen,” ungkapnya ditengah Rapimnas Kadin Indonesia di Manhattan Hotel Jakarta malan ini Kamis (3/9/2015).

(Solon Sihombing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here