FB_IMG_1510322249446

Purwakarta Kekurangan Blangko KTP Sekitar 15.000 Lembar

BERITAPLATMERAH,PURWAKARTA,- Kepala Dinas Disduk capil Kabupaten Purwakarta Jawa Barat. Drs.H. Sulaeman Wilman,Msi meminta maaf kepada masyarakyat Purwakarta atas sulitnya mendapatkan KTP elektronik saat ini.

Saat ini ,kabupaten Purwakarta hanya memiliki stok kartu belangko KTP elektronik,sekisar 6.000 lembar.

Jumlah tersebut masih kurang untuk memenuhi kebutuhan kurang lebih 21.000.”katanya kepada Beritaplatmerah. Com 9 November 2017

Kami meminta maaf kepada masyarakyat Purwakarta karena tidak bemelayani seluruh kebutuhan warga masyarakat Purwakarta,kami memproritaskan dulu sesuai dengan edaran Menteri Dalam Negri diantaranya yang belum menerima atau yang rusak, hilang belum dicetak dan yang sama sekali belum menerima sejak dari 2012 namanya prinderirekot (PRN) data itu sudah ada kemudian untuk dicetak.”ujarnya

Akan tetapi”kata Wilman, bagi warga masyarakat yang KTP nya rusak atau yang hilang, sepanjang itu urgen sekali silahkan datang kedinas, kami fasilitasi, hanya barangkali tidak semuanya terpenuhi,soalnya belangko ada 6.000. harus bisa memenuhi kebutuhan 21.000. Hampir 30% keter sediaan belangko.”Ucapnya
Untuk pemilih pemula ditahun 2018, mengacu kepada peraturan KPU bahwa seseorang  punya hak pilih ada tiga kategoti, pertama,namanya terdaftar  di (DPT) yang sudah di sahkan. Kategoti kedua, namanya tidak masuk (DPT) akan tetapi pada saat hari pencoblosan usianya sudah genap  17 tahun.

Kalau ada KTP elektronik dikeluarkan atau dicetak,kalau pun tidak, kita mengeluarkan surat keterangan pengganti KTP dan itu diakui secara sah oleh (KPU) dan sesuai peraturan KPU saya lupa No nya, jadi hanya ada dua dokumen yang diakui oleh KPU bahwa dia punya hak pilih,”pertama memperlihatkan KTP elektronik yang kedua surat keterangan yang ditandatangani oleh pejabat atau kepala dinas kependudukan diwilayahnya dan ini tidak usah hawatir jadi regulasinya jelas.”kata Wilman

Misalkan rencana pilkada juni, tangal 8 misalkan seseorang membutuhkan surat keterangan dan dia punya hak pilih dan ini sudah ada dan sudah dikeluarkan kemaren dilaporan ter akhir yang kita sampaikan keprovinsi wajib pemilih itu 645.000.
Sampai tanggal 9 juli pasti akan menambah itu terutama pemilih pemula, jadi prinsifnya bahwa data yang sudah dikirimkan itu dikurangi data yang pindah, dan dikurangi data yang dari Purwakarta, tapi ditambahkan pemilih pemula dan yang pindah ke Purwakarta, jadi data itu akan dinamis dan akan bergerak terus, pengalaman kami diantara yang pindah ke Purwakarta dan yang keluar Purwakarta lebih banyak yang datang ke Purwakarta, sehingga kisaran 645.000. Dan itu nantinya akan menjadi data yang palid pada saat pemilihan baik itu pilkada maupun juga Gubernur dan juga pilpres akan dipake terus.”pungkasnya Sulae man Wilman.

Dani Ramdani usia 18 tahun warga Pasawahan kulon Kabupaten Purwakarta menambahkan, saya membuat KTP dua kali masih pake KTP sementara dan saya sudah 6 bulan tetap aja pake KTP sementara, “Ucap Dani “Dan yang jelas membuat KTP lama sekali,”kata Dani Ramdani warga Pasawahan Kulon.(jem)