Presiden Kritik Media Yang Hanya Kejar Rating

0
8

BERITAPLATMERAH.COM-JAKARTA-Presiden Joko Widodo mengkritik media yang hanya fokus mengejar rating,Presiden sangat mengkhawitirkan kondisi kebebasan pers yang saat ini sudah tidak terkontorol dan tidak sesuai dengan fungsi media yang sebenarnya seperti yang diamanatakan dalam UU Pers.

Media yang seharusnya bisa memandu publik untuk mengukuhkan nilai-nilai keutamaan dan budaya kerja produktif malah fokus mencari rataing,”kata Jokowi saat menyampaikan pidato kenegaraan jelang HUT Kemerdekaan RI ke-70 di Ruang Paripurna I DPR, Jumat, 13 Agustus 2015.

Jowoki mengatakan, akibat dari pengejaran rating itu, masyarakat kini mudah terjebak pada histeria publik dalam merespons suatu persoalan khusunya menyangkut isu sensasional. “Tanpa kesantunan politik, tatakrama hukum dan ketatanegaraan, serta kedisiplinan ekonomi, kita akan kehilangan optimisme, dan lamban mengatasi persoalan-persoalan lain termasuk tantangan ekonomi,” kata Jokowi.

Dalam pidato sebelumnya ,Jokowi mengingatkan lembaga negara untuk senantiasa menjaga kekompakan antar lembaga. Presiden  mengatakan bahwa  dengan modal kekompakan akan terwudud perdamaian dan kesejahteraan rakyat.

Presiden Jokowi hari ini membacakan pidato sebanyak tiga kali. Pidato pertama dalam sidang tahunan bersama DPR-DPD tahun 2015. Setelah itu, Jokowi akan membacakan pidato kenegaraan dalam rangka hari ulang tahun RI ke-70. Pidato selanjutnya, Presiden akan menyampaikan RUU APBN tahun anggaran 2016 disertai nota keuangan pada rapat paripurna pembukaan masa sidang I DPR tahun sidang 2015-2016.

AGUS NAINGGOLAN

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here