Pilkada Kab Bandung Butuh Anggaran Rp 70 Miliar

0
46

Beritaplatmerah.com-Bandung-  Dengan melihat konstelasi politik saat ini, kemungkinan besar Pilkada Kab. Bandung berlangsung dua putaran. Namun, kami berharap cukup satu putaran untuk menghemat anggaran, kata Wakil Bupati Bandung, H. Yadi Srimulyadi, di sela-sela kualifikasi terjun payung Porprov Jabar di Lapangan Gading Tutuka 1 Soreang, Senin (7/12).

    Menurut Yadi, pengalokasian dana Rp 70 miliar merupakan anggaran maksimal untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Kalau nanti hanya satu putaran, akan dikembalikan. Kita antisipasi sejak dini daripada anggaran kurang.

    Mengenai rencana anggaran persiapan pilkada Rp 11 miliar dalam APBD Perubahan, Yadi mengatakan, anggaran itu sudah dialihkan ke RAPBD tahun 2010. Karena APBD Perubahan 2009 tidak ada, anggaran pilkada masuk APBD 2010. Kita berharap, hubungan kurang harmonis antara DPRD dan bupati segera berakhir agar RAPBD bisa segera dibahas.

    Dalam pilkada nanti, Yadi mengaku akan diusung PDIP Kab. Bandung sebagai calon bupati.Sementara untuk posisi wakil bupati masih dipertimbangkan apakah dari kader PDIP atau berkoalisi dengan partai-partai lainnya. Kami menginginkan calon wabup yang memahami kondisi Kab. Bandung sekaligus dikenal masyarakat.

    Sementara itu, mantan anggota DPRD Kab. Bandung M. Ikhsan ketika dihubungi Senin (7/12) mengatakan, calon independen pada Pilkada Kab. Bandung memiliki peluang bagus. Prospeknya besar karena dalam setiap pemilihan di Kab. Bandung terdapat massa mengambang sebanyak 60%. Artinya, ada suara 60% yang bisa diperebutkan calon independen tahun depan.

    Apalagi, lanjut Ikhsan, tidak ada calon incumbent dalam pemilihan bupati tahun depan karena Bupati H. Obar Sobarna tidak bisa mencalonkan lagi. Itu juga salah satu yang membuat prospek calon independen cukup besar.

    Ketua Komite Peduli Jawa Barat (KPJB) Kab. Bandung Lili Muslihat berniat mencalonkan diri sebagai Bupati Bandung periode 2010-2015 lewat jalur independen. Ada beberapa elemen masyarakat yang datang kepada saya, baik aktivis hingga tokoh masyarakat. Strategi yang ditempuh sepertinya akan melalui jalur independen karena keseharian kita juga independen, tutur Lili di Gedung DPRD Kab. Bandung, Senin (7/12).

    Persyaratan penggalangan dukungan sebanyak 3 persen jumlah penduduk Kab. Bandung atau sekitar 100.000 orang, menurut Lili, optimistis akan bisa diraih. Bahkan, ia mengklaim sudah mengantongi sekitar 30.000 kartu tanda penduduk (KTP) dari massa pendukungnya. Dengan kondisi dan kekayaan alam yang dimiliki Kab. Bandung, tidak pantas kalau masyarakatnya sengsara, ujar Lili, mengenai alasan pencalonannya.

sumber:Humas pemkab bandung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here