Perkosa Kambing sampai Mati, Mbithi Munyao Didenda Rp 13 Juta

0
11

Beberapa orang memiliki kebiasaan menyimpang yang acap kali tak dapat dinalar dengan akal sehat. Namun, ketika nafsu sudah membelenggu dan menguasai, sepertinya hati nurani pun tak lagi berjalan semestinya.

Entah apa yang ada di pikiran pria asal Kenya, Afrika ini. Mbithi Munyao, diduga telah melakukan pemerkosaan pada dua ekor kambing ternak peliharaannya.

Parahnya, hewan tersebut dipaksa melayani nafsu bejatnya selama dua jam hingga akhirnya mati.

Sebelumnya, dalam aksi Munyao tersebut, ia menarik dua ekor kambing peliharaannya itu ke semak-semak.

“Diduga, kambing tersebut mati lantaran kelelahan sesaat setelah kejadian tersebut,” ujar seorang petugas kepolisian, seperti dilansir TribunStyle.com dari Metro, Jumat (19/1/2018).

Tubuh mereka yang patah dipresentasikan sebagai bukti di depan ruang sidang di Kangundo, Kenya, minggu ini.

Peristiwa ini akhirnya terungkap setelah ibu Munyao melaporkan anaknya ke pihak yang berwenang.

“Setelah ibunya mengetahuinya, tersangka ditangkap oleh kepala daerah Bethwel King’ele yang menyerahkannya ke Kantor Polisi Kangundo,” demikian bunyi catatan di dalam file pengadilan.

Kepala administrasi daerah, Mary Mulwa mengatakan jika Munyao telah menganiaya hewan-hewan tersebut pada akhir pekan di Desa Kinyai, sekitar 50 mil dari ibukota Nairobi.

Munyao secara sadis melakukan hubungan badan dengan dua ekor kambing itu sampai mereka mati.

Atas perbuatannya ini, Munyao dikenai dua tuduhan bestialitas.

Bestialitas merupakan bentuk hubungan seksual antara manusia dan binatang. Namun, dalam kejadian ini, Munyao mengaku tidak bersalah.

Walaupun demikian, ia mendekam di tahanan sampai menjalani sidang peradilan berikutnya pada 29 Januari 2018. Ia pun juga dikenai denda sebanyak Rp 13 juta.

Peristiwa semacam ini tidak hanya sekali atau dua kali terjadi. Bahkan, di Ibu Kota Serbia, Belgrade, terdapat suatu tempat prostitusi hewan.

Hewan yang disediakan untuk melayani nafsu ini pun beragam, di antaranya kambing, keledai, anjing, kucing, angsa, hingga sapi.

Parahnya, prostitusi ini pun menawarkan jasanya melalui iklan. Tak main-main, harga yang dibanderol untuk setiap hewan pun bisa mencapa Rp1 juta hingga Rp 2,5 juta.

Tren ini dinilai sangat mengerikan dan ditentang oleh beberapa kelompok penyayang hewan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here