Pengamat: Pilih Ma’ruf Amin, Jokowi Akan Sulit Gaet Massa Milenial

0
7

Pengamat politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai peluang pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menarik massa tengah lebih besar ketimbang pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Massa tengah yang dimaksud Ray adalah massa yang belum menentukan pilihan politik.

“Potensi Prabowo-Sandi lebih banyak peluang menarik massa. Kalau dilihat yang sektor tengah, ingin pemilih milenial, kelompok kelas menengah, terdidik, figur Sandiaga bisa masuk ke sini,” kata Ray dalam diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018).

Dia mengatakan Sandi bisa menggaet pemilih milenial karena dirinya tidak terlabel simbol-simbol agama. “Sandiaga juga bukan tokoh yang, katakanlah, punya kecenderungan keagamaan,” sambung Ray.

Ray berpendapat sebaliknya terhadap Ma’ruf Amin. Menurut dia, Ma’ruf tak memiliki daya tarik di kalangan massa tengah.

“Sementara Pak Ma’ruf tidak punya daya tarik pada massa tengah ini. Jadi yang bisa dilakukan Pak Ma’ruf ya mengkonsolidasi saja orang-orang yang sudah menentukan pilihannya dari awal,” jelas Ray.

Menurut Ray, kehadiran Sandiaga sebagai pendamping Prabowo menjawab masalah kesulitan eks Danjen Kopassus itu dalam mempengaruhi pilihan massa tengah. Sementara itu, hadirnya Ma’ruf Amin sebagai pendamping Jokowi dinilai menimbulkan risiko massa tengah akan menunda pilihan politiknya.

“Pak Prabowo punya potensi mendulang suara. Selama ini kan problemnya Pak Prabowo bagaimana menarik kelompok tengah. Problem Pak Jokowi sebenarnya bukan kelompok tengah, tapi dengan kehadiran Pak Ma’ruf, yang tadinya 60 persen ke Pak Jokowi bisa jadi menunda,” terang Ray.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here