“PEMERINTAH SEHARUSNYA MELINDUNGI PETANI”

0
34

Jakarta, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Dan Tani Tanaman Pangan Dan Holtikultura Indonesia APT2PHI, DR.Rahman Sabon Nama, menyayangkan kebijakan pemerintah dengan tidak menaikan HPP Gabah dan beras tahun 2016 harga beras masih  seperti HPP 2015 yaitu Rp. 7300/Kg dan Gabah Kering Giling Rp.4600/Kg,oleh oemerintah hanya karena untuk menjaga agar inflasi tidak tinggi.

Dalam situasi ekonomi terbuka seperti sekarang ini pemerintah dengan tidak menaikan HPP baik beras maupun gabah tidak menolong petani padi justru malah  nengorbankan petani  dengan demikian  atas kebijakan ni akan lebih banyak dinikmati para pedagang besar dan pencari rente.Oleh karena itu APT2PHI memjnta agar  pemerintah harusnya melindungi dan membantu langsung  petani padi dengan menaikan Harga Dasar Gabah Kering Panen bukan Gabah Kering Giling GKG,karena GKG hanya dinikmati oleh para pedagang pencari rente.

Dari hasil pantuan APT2PHI di berbagai daerah Indonesia  terutama diluar Jawa seperti Lampung,Aceh,Kalbar dan Sumatera Selatan para petani pada umumnya menjual beras bukan gabah, oleh karena itu saya menghimbau agar pemerintah harus melindungi petani pada saat Musim Panen Raya 2916 ini dengan menaikan HD/HPP karena pada musim paceklik harga sudah pasti akan tinggi,kalau tidak dilakukan kenaikan harga HPP saya kwatir angka kemiskinan akan bertambah dan kehidupan  petani semakin gurem.Saran saya pada pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani bila perlu Harga Dasar atau HPP dikaitkan dengan UMR (Upah Minimum Regional) tutur Sabon Nama pada pers di Jakarta pagi tadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here