OSO Angkat Bicara Soal Sikap Politik KSPI Dukung Prabowo

0
5

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) memberikan tanggapan terkait sikap politik Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang sudah menyatakan dukungannya kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk maju sebagai capres di Pemilu Presiden 2019.

OSO mengungkapkan, deklarasi itu adalah hak KSPI. Menurutnya, hal itu tidak masalah apabila salah satu kontrak politiknya adalah meminta jatah menteri.

“Tapi jangan mereka minta jatah jadi 3 menteri (lalu) enggak dikasih, terus mendukung orang lain. Ya silakan saja (mendeklarasikan dukungan),” kata OSO di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018) kemarin.

Meski tidak mempermasalahkan dukungan buruh untuk Prabowo, OSO menegaskan keputusan tertinggi tetap ada di tangan rakyat.

“Begini deh, yang menentukan bukan buruh, rakyat. Itu saja, titik. Rakyat, itu saja,” tegasnya.

Memang, kata OSO, buruh merupakan bagian dari rakyat, tapi bukan berarti sebagai penentu kemenangan secara keseluruhan dalam pemilihan Presiden.

“Rakyat itu yang menentukan siapa yang dia pilih. Ya buruh kan bagian dari rakyat, tapi bukan buruh bisa mengklaim rakyat secara keseluruhan,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan alasannya mendukung Prabowo karena sudah memberikan kontrak politik. Kontrak politik tersebut ditandatangani di depan publik. Prabowo, kata Said Iqbal, dianggap KSPI sosok yang pro buruh.

“Kesepuluh tuntutan itu antara lain, upah layak, hapus outsourcing, angkat tenaga honorer jadi PNS, lindungi pengemudi ojek online, jaminan kesehatan dan pensiun ditingkatkan anggarannya, perumahan murah, dan transportasi murah dan gratis. Ada 10 dan hari ini akan ditandatangani di depan 50 ribu buruh di Istora Senayan,” kata Said di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, (1/5).***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here