Ngeri! Ini Kata Warga Korban Copet di Angkot Selain Metro Mini 640

0
9

Jakarta – Copet sudah merajalela di angkutan kota, tak hanya Metro Mini 640. Ini kata warga korban copet di angkot.
Warga yang mengirimkan pengalamannya melalui email redaksi detikcom salah satunya Zulfahmi. Dia pernah kecopetan pada tahun 2013 dan pada Minggu ini.

Pada tahun 2013 lalu, dia naik Koantas Bima 510 rute Kampung Rambutan-Ciputat. Saat itu Zulfahmi naik dari kawasan Pasar Rebo. Di atas bus, Zulfahmi diajak ngobrol oleh penumpang lain yang diduga salah satu kawanan rampok. Penumpang itu bercerita bahwa adiknya baru ditusuk dan lagi mencari pelaku penusukan adiknya.

“Kemudian dia berdalih memeriksa isi tas saya, namun dengan kesan memaksa dan seakan akan menuduh kalau saya orangnya yang dicari, dan yang bikin kaget lebih, ternyata saya sudah dikepung komplotan tersebut. Seingat saya 3 laki-laki, 1 perempuan, 1 perempuan buta. Saya ditekan sambil ditodong, entah apa yang ditodong ke saya, tepatnya dibagian perut saya, seperti benda tajam,” tulisnya dalam email yang dikirimkan ke redaksi detikcom, Minggu (14/2/2016) ini.

Dalam keadaan ditodong, Zulfahmi diajak ngobrol salah satu dari 3 laki-laki itu dan seorang perempuan. Sedangkan satu laki-laki lainnya memeriksa tas miliknya.

“Saya sempat untuk menengok ke tas saya tersebut, namun wajah saya dialihkan kembali membelakangi tas saya, sekilas saya melihat seperti gerakan ngasih sesuatu ke perempuan buta tersebut. Setelah itu tas saya dikembalikan namun sebelum saya cek kembali tas saya sudah diikat menggunakan kabel ties dengan dalih ‘Kalau ada yg memeriksa lagi bilang udah diperiksa ada tandanya’,” imbuhnya.

“Dan ternyata itu hanya untuk mempersulit saya membuka tas. Saya tidak bisa berteriak karena posisi di perut saya ada benda tajam. Barang yang diambil handphone, dompet, jam tangan. Saya melapor ke pihak kepolisian tidak ada tindak lanjut kasus tersebut,” tulis dia.

Sedangkan hari ini, Zulfahmi mengalami kecopetan lagi di angkot D01 rute Ciputat-Kebayoran Lama. Dia baru pulang dari luar kota dan turun di depan Gedung FedEx Pondok Pinang sekitar pukul 13.30 WIB, dan naik angkot D01.

Setelah angkot tersebut jalan beberapa meter, ada salah satu pria dengan ciri-ciri badan besar dan pakai kemeja krem garis lusuh serta celana jeans biru. Lelaki itu membawa koran dengan gerak gerik mencurigakan.

“Kemudian dia duduk di sebelah saya, berpura-pura baca koran namun bolak balik tidak jelas. Dan di situ saya sadar tangan dia sudah membuka dan masuk ke tas saya, secara refleks saya dorong tas saya sampai tangan si pelaku terjepit, dan dia langsung melarikan diri,” imbuh Zulfahmi.

Lain lagi dengan yang dialami oleh Ida Musifah. Ida dan temannya pernah ditodong dengan senjata tajam oleh copet dalam Metromini 07 rute Pasar Senen-Semper. Saat itu Ida dan temannya pulang dari arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran pukul 21.00 WIB. Dia hendak pulang ke rumahnya di kawasan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

“Pas nyampai terminal Senen, di deretan Metro Mini 07 ada 2 laki laki berdiri di depan pintu belakang yang hendak saya naiki. Kedua laki-laki itu memperhatikan saya dan teman saya. Saya kira itu calo atau kernet,” tulis Ida dalam email ke redaksi detikcom hari ini.

Saat Ida dan temannya sudah naik ke dalam Metro Mini yang menurutnya banyak penumpangnya itu, temannya memilih duduk di belakang, dan dirinya duduk di tengah. Tidak berapa lama kemudian, dia mendengar keributan di bangku belakang.

“Pas saya tengok, ternyata teman saya lagi ditodong pisau sama laki-laki yang tadi di bawah, tangan teman saya ditarik-tarik disuruh lepas cincinnya, akhirnya dikasih. Habis itu laki laki itu gantian menodong saya. Tapi saya bilang ‘Nggak ada-nggak ada’ karena saya juga nggak pakai perhiasan. Akhirnya laki-laki itu turun dan Metro Mini pun jalan,” tandasnya.

Sedangkan Aries, pernah menjadi korban copet di Metro Mini T45 rute Pondok Gede-Pulogadung.

“Saya pernah dipepet lima orang, tas saya dibuka. Akhirnya HP saya Galaxy Note4 yang baru dibeli digondol rampok. Mohon diperhatikan untuk aparat keamanan, ini sangat meresahkan warga,” tulis Aries.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here