IMG-20170612-WA0030

Narkoba Jadi Musuh “BERSAMA”

IMG-20170612-WA0031

BERITAPLATMERAH, JAKARTA-Narkoba merupakan musuh bangsa Indonesia. Presiden RI Bapak Joko Widodo telah menyatakan bahwa bangsa Indonesia dalam kondisi “Perang Melawan Narkoba”, perang habis-habisan, mengingat ancaman yang luar biasa terhadap eksistensi bangsa.

Data BNN tahun 2016 menyebutkan angka 15.000 orang mati sia-sia karena narkoba, artinya 41 nyawa melayang setiap hari, mayoritas dari kalangan muda.

Menyikapi hal tersebut, Organisasi Badan Kerjasama Sosial Usaha Pembinaan Warga Tama (BERSAMA) tidak jemu-jemu untuk terus mengadakan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba baik di lingkungan sekolah, rumah ibadah dan komunitas-komunitas dari berbagai strata dan golongan.

Minggu, 11 Juni 2017 adalah giliran gereja HKBP Depok Timur berkesempatan mendapatkan kunjungan Brigjen Pol. Dr. Victor Pudjiadi, SpB, FICS, DFM, penyuluh narkoba yang memberikan sosialisasi dalam format edutainment (edukasi dan entertainment).

Hampir 350 orang hadir di acara tersebut, terdiri dari Pelajar Sidi (katekisasi), orang tua dan beberapa pendeta dan sintua gereja, diantaranya Pdt. Jarudin Panjaitan (pimpinan HKBP Depok Timur).

Hadir pula pimpinan Pos Pelayanan gereja HKBP Cilodong dan HKBP Agape. Seperti dikatakan Pdt. Jarudin Panjaitan penyuluhan ini ditujukan kepada pra-remaja yang merupakan usia rentan terhadap bahaya narkoba.

Dengan pengenalan dan pengetahuan yang benar, diharapkan anak-anak kita terhindar dari kemungkinan menggunakan barang haram ini.

Solon Sihombing, salah satu pengurs di BERSAMA mengapresiasi atas peran serta HKBP Depok yang ikut aktif dalam  memberikan penyuluhan bahaya narkoba kepada anak-anak muda terutama yang ada di lingkungan remaja gereja

BERSAMA merupakan sarana membina komunitas Warga Utama, yaitu komunitas warga berprestasi tinggi namun bebas narkoba. Pentingnya prestasi, karena tanpa prestasi kita bukanlah apa-apa sekalipun tidak memakai narkoba.

Organisasi BERSAMA berdiri  sejak Zaman Pak Harto,diketuai oleh Irjen Pol, purn Purn Astaman dan Drs.Solon Sihombing sebagai Koordinator Hubungan Antar Lembaga.(AN)