Moeldoko: HKTI Harus Mampu Jadi Solusi Bagi Petani

0
4

Beritaplatmerah | SEMARANG – Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal Purn Dr Moeldoko menegaskan organisasi HKTI harus mampu menjadi solusi bagi petani dan pertanian Indonesia melalui karya-karya nyatanya.

“Kalo Kabinet Presiden Jokowi adalah Kabinet Kerja, HKTI adalah Kabinet Berkarya…. berkarya, berkarya, berkarya,” tegas Jenderal Purn Dr Moeldoko saat Pelantikan Pengurus Provinsi HKTI Jawa Tengah periode 2018-2023 yang dipimpin Drs Kholiq, M.Si di Gedung Perdamaian Semarang, Jateng, Sabtu 17 Maret 2018.

Moeldoko mengungkapkan berhubungan dengan petani ini tidak hanya cukup bicara, tapi harus mampu menunjukkan bukti.

“HKTI harus berkarya.Bukan hanya ngomong, tapi buktikan. Mana barangnya, mana buktinya. Karena itu kita buat demplot dimana, setelah demplot bagus baru undang petani,” tuturnya.

HKTI hadir menjadi solusi bagi petani dan pertanian Indonesia. “Tidak ada gunanya kita hanya bermodalkan spanduk, bendera, kaos dg tulisan HKTI tetapi tidak menyentuh petani,” urainya.

Agar menjadi solusi yg baik diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak. Dunia pendidikan, lembaga riset dan development, social enterprise, pebisnis, dan lainnya.

HKTI mengenbangkan pertanian tidak cukup di on-farming tapi bagaimana setelah on-farming itu, yaitu mengembangkan sektor off farming. HKTI membantu memasarkan, mengemas, dan lainnya. HKTI juga menyediakan off-taker untuk produk pertanian.

HKTI sudah mengembangkan bibit padi varietas M70D, M400.

M70D 7,4 ton per hektar. Varietas M400 hasilnya hanpir 11 ton per hektar dan rata ton perhektar bila menerapkan sistem operasi prosedur (SOP) yang baik.

HKTI juga punya pupuk organik. Dengan pemanfaatan pupuk ini tanah rusak dan ekosostem berjalan.

“Saat ini di sawah tidak lagi ada cacing, kodok, ular, yg ada hanya satu tikus, kita kembalikan ekosistem tersebut,” paparnya.

Dalam hal pendampingan pada petani dengan transfer of technology (ToT), sehingga petani bisa menerapkan teknologi.

“Kita siap mitigasi dan mengatasi hama,” ujar Moeldoko. HKTI juga memiliki Brigade Anti Hama.

Tiga misi HKTI harus menjadi solusi, bridging institution, dan berkarya.

Dan misi sosial HKTI memperbaiki lingkungan, meningkatkan produktivitas, menyediakan makanan sehat kepada generasi masa depan dengan makanan organik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here