Misriadi, KPH Unit VII Sarolangun Kembangkan Tanaman Kepayang

0
6

BERITAPLATMERAH (Sarolangun) – Misriadi pimpinan KRPH Limun unit VII bagian hulu Kabupaten Sarolangun kinerjanya patut disuport. Di samping tugas pokoknya melindungi hutan, dia juga telah membudidayakan jenis tanaman kepayang bersama masyarakat setempat, antara lain di Desa Bemban Desa Raden Anum kecamatan Batang Asai. Jumlah kelompok tani yang dibinannya berjumlah berjumlah18 kelompok tani.

Janis tanaman pohon kepayang ini sudah lama dikenal oleh masyarakat dan berpotensi adanya nilai ekonomi akan tetapi masyarakat harus mengolah buah kepayang ini sampai menghasilkan minyak sayur yang selama ini secara tradisional.

Menurut Misriadi hasil akhir penyulingan buah kepayang ini mempunyai nilai tambah buat ekonomi masyarakat, sebab tutur Misriadi dari hasil penyulingan buah kepayang ini dapat menghasilkan minyak goreng non kolestrol, membuat makanan menjadi lezat dan sabun mandi serta obat yang bisa menyembuhkan sakit gigi. Selain itu, minyak kepayang ini mengandung omega 3 tinggi dan tidak mengandung pestisida.

“Maka dengan itu, salah satu program yang saya lakukan selain tugas pokok adalah pengembangan budidaya tanaman kepayang melalui 18 kelompok tani,” ujarnya.

Jenis pohon kepayang ini hidup didataran rendah yang tidak jauh dari hamparan sungai. Pohon kepayang ini termasuk kelompok kayu hutan. “ini peru kita lestarikan dan kita budidayakan,dari 18 kelompok tani sebahagian telah menghasilkan berupa minyak kepayang,dari hasil pengolahannya kita tingkatkan menjadi sabun dan obat sakit gigi,” paparnya.

“Dari hasl akhir pengolahan buah kepayang, sekarang telah kami kemas berupa minyak goreng dan sabun. Jika ada yang berminat hubungi Kantor KRPH Limun unit VII bagian hulu Sarolangun Jambi,” jelas Misriadi kepada Platmerah pada bulan yang lalu.

Menurut sekretaris Lembaga Intelijen Manunggal (LIM-RI) Poswil Jambi Supardi Saleh, setiap pimpinan harus mempunyai SDM yang bisa diandalkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan. Potensi-potensi di pedesaan harus digali serta masyarakat harus diberdayakan untuk itu, seperti pimpinan KRPH Misriadi dapat menggerakan perekonomian pedesaan.

“itu yang harus didukung, kita tahu arahan program kerjannya mengacu ke home industri yang akan membuka lapangan kerja,” kata Supriadi.

“Dari 149 Desa di Sarolangun bisa kita gali potensinya masing-masing. Sarolangun saya katakan sejahtera, Bupati tinggal duduk manisnya saja,”.tandasnya.( Rifaiduri )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here