Mengejutkan,Sopir Bajaj Ini Mengaku Tularkan HIV/AIDS kepada 300 PSK Dan Wanita Selingkuhannya

0
24

Beritaplatmerah.com-New Delhi: Seorang sopir bajaj di India mengaku telah menularkan virus HIV/ AIDS kepada sekitar 300 wanita. Pengakuan mengejutkan tersebut didapat polisi yang menangkapnya akibat mencuri.

Pria berusia 31 tahun tersebut mengatakan bahwa sebagian besar korbannya adalah wanita pekerja seks komersial, namun beberapa diantaranya terdapat beberapa ibu rumah tangga.

Sopir yang tidak dijelaskan identitasnya itu ditangkap polisi dalam kasus pencurian. Ketika diinterogasi, dia mengatakan kepada polisi bahwa telah terjangkit virus mematikan HIV/AIDS.

Dia mengaku tidak menggunakan kondom dalam melampiaskan hawa nafsunya tersebut. Sehingga kemungkinan besar semua lawan bercintanya terjangkit virus yang sama.

Cerita pengemudi bajaj hidung belang ini berawal ketika terjadi pencurian harta milik seorang insinyur perangkat lunak dari Seven Hills Colony di Uppal.

Sang insinyur mengeluh bahwa sekitar 60 gram perhiasan emasnya dicuri dari rumahnya ketika dia dan istrinya sedang pergi bekerja.

Merwya Carl mengaku menitipkan kunci rumahnya ke temannya, pengemudi bajaj. Setelah polisi melakukan penyelidikan, akhirnya ditemukan tersangka utamanya.

Sopir warga Mirjalguda di Malkajgiri, mengakui kejahatan dan polisi berhasil mengambil kembali emas curiannya tersebut.

Ketika polisi memeriksanya lebih dalam, maka terungkaplah kebenaran yang mengejutkan tersebut.  Sopir ini menderita penyakit HIV yang baru diketahuinya beberapa bulan lalu.

“Sopir bajaj ini juga mengklaim mengunjungi PSK tiap hari dan berselingkuh dengan beberapa wanita lain, ” kata kepala polisi Uppal inspektur Khaja Moinuddin, seperti yang dilansir Huffington Post, pada 21 Oktober 2015.

Meskipun telah mengetahui terkait virus berbahaya yang dideritanya, namun dia tetap melakukan tindakan bejatnya tersebut tanpa peduli akan menularkan kepada orang lain.

HUFFINGTON POST | YON DEMA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here