MENGATASNAMAKAN PRESIDEN RI, MENTERI PERTANIAN AMRAN BOHONGI RAKYAT

0
23

Beritaplatmerah.com-Jakarta,Ketua Umum Pedagang dan Tani Tanaman Pangan dan Holti Kultura Indonesia Rahman Sabon Nama, menyayangkan pidato Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dalam pidatonya  yang mengatasnamakan Presiden RI Joko Widodo mengatakan, sepanjang 2015, pemerintah Indonesia tidak melakukan impor beras.Hal itu berkat percepatan peningkatan produksi pangan yang dilakukan pemerintah untuk mencukupi 252 juta penduduk dengan pertumbuhan 4,79 % membutuhkan pangan dalam jumlah yang brsar , “Pidato Menteri Amran Sulaiman atas nama Presiden Joko Widodo.

“Kita tahun sebelumnya masih impor beras , tetapi satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla sudah tidak ada,” kata Amran seusai membuka acara Rembug Paripurna Kelompok Kontak Tani Negara Andalan 34 Propinsi (KTNA) Expo 2015 di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/11/2015), seperti dikutip Antara,Kompas.Com dan Tv.One.

Terkait dengan pernyataan Menteri Pertanian bahwa pemerintah tahun ini tidak melakukan impor beras,maka Rahman Sabon  atas nama Petani dan Pedagang Tani Tanaman Pangan (AP2TPHI) meminta Menko Polkam dan Kapolri agar segera mengusut  hal ini karena meresahkan petani dan pedagang dan  dapat berdampak instabilitas sbb :

1).Syarat Prosuder impor beras adalah rekomendasi permintaan impor  Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan memberikan Ijin Impor beras.

2).Menurut Menteri Amran pemerintah tidak impor,maka ada beras impor ilegal asal Veitnam broken 15  % sebanyak 30.000 MT mengatasnamakan Bulog  sedang di bongkar di pelabuhan Cigading Banten tanggal ( 5/11-2015 ).
Dan  beras sejumlah 20.000 MT sedang menunggu bongkar tgl 10/11-2015 di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

3).Beras premium asal Thailand broken 5 % sebanyak20.000 MT dalam perjalanan menuju pelabuhan bongkar Jakarta port apakah ilegal?

4).Dengan pernyataan Amran tersebut,maka saya meminta Menko Polkam dan Kapolri agar segera mengusut kasus ini karena akan sangat semakin terpuruk  petani produsen,pedagang dalam negeri.

5).Apabila pernyataan Amran itu benar,maka  pemerintah kehilangan pemasukan dari Bea Impor sebesar Rp.334 Milyar.

6).Saya minta kepada Presiden Joko Widodo agar hal ini diusut tuntas, karena presiden bertanggung jawab apabila ada  anggota Kabinet berbohong,atau jangan jangan Mentan punya agenda menjatuhkan presiden Jokowi ?

Harus diselidiki,karena nyata nyata berindikasi penyelundupan, maka yang bertanggung jawab atas impor beras 70.000 MT ini adalah Menteri Perdagangan Thomas Lembong tutur Rahman Sabon Nama kepada Pers tadi malam 7/11-2015 menanggapi pernyataan pidato Menteri Pertanian Amran Sulaiman atas nama Presiden Joko Widodo .

Editor:Agus Nainggolan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here