Meliana, Tersangka Penista Agama Islam di Tanjung Balai Ditangkap

0
5

Tersangka penista agama Islam di Tanjung Balai, Meliana, akhirmya di jebloskan ke balik jeruji besi oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Balai – Asahan setelah kasusnya berjalan selama 2 tahun.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Rabu (30/5/2018), Meliana ditahan berdasarkan SP Kajari TBA dengan No-Print : 566/N.2.15/Ep.2/05/2018 tanggal 30 Mei 2018.

“Tersangka kita tahan di LP Wanita Kelas I Tanjung Gusta Medan untuk menjalani penahanan selama 20 hari,” ujar Kasi Intel Hardiansyah.

Hardiansyah menambahkan penahanan ini juga berdasarkan Fatwa MA RI Nomor 87/KMA/SK/V/2018 tanggal 7 Mei 2018 perihal Penunjukan PN Medan dalam memeriksa dan memutuskan perkara pidana penistaan agama atas nama Meliana.

“Kasus penistaan agama ini terjadi pada Bulan Juli 2016 yang lalu, dimana saat itu Meliana bertemu dengan Kasini di kedainya yang berada di Jalan Karya Lingkungan I Kelurahan Tanjung Balai Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kodya Tanjung Balai. Dimana saat itu tersangka mengucapkan kalimat penistaan agama dengan menyebutkan bahwa suara Adzab dari pengeras suara Masjid sangat bising bahkan tersangka sempat menyuruh Nazir. Masjid untuk menghentikan suara Adzan di Masjid yang tidak jauh dari rumahnya. Dan atas ucapannya tersebut MUI Sumatera Utara mengeluarkan fatwa dengan nomor 001/KF/MUI-SU/I/2017 tanggal 25 Januari 2017, perihal ucapan tersangka atas suara dari masjid Al – Maksum merupakan perendahan dan penistaan terhadap agama Islam” jelasnya.

Seperti yang sempat viral dan menjadi Tranding Topic di media massa saat itu akibat dari ucapan tersangka memicu kemarahan warga Tanjung Balai dan terjadi kerusuhan yang mengakibatkan sejumlah Vihara dan Klenteng di Tanjung Balai di bakar massa dan belasan massa sempat di tahan dan diadili.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here