2a23342f-91fc-4707-8bdb-ff465425fbef

Mantan Buruh Pabrik Ini Miliki Kekayaan 123 Triliun

BERITAPLATMERAH, JAKARTA– Zhou Qunfei merupakan pendiri Lens Technology dan didaulat menjadi orang terkaya di dunia urutan 186 versi majalah Forbes. Ini karena kekayaannya mencapai US$ 9,3 miliar atau sekitar Rp 123,69 triliun.

Seperti dikutip dari Forbes, Sabtu (3/5/2017), Zhuo merupakan pendiri sekaligus Direktur Utama di Lens Technology, yang merupakan penyedia tunggal layar sentuh untuk smartphone kenamaan Apple dan Samsung.

Siapa sangka, Zhou lahir dan besar dari keluarga miskin di China. Sang ayah hanyalah pensiunan tentara yang tunanetra dan kehilangan jari akibat kecelakaan yang dialaminya pada 1960. Saat Zhou berusia 5 tahun, sang ibu meninggal dunia.

Sang ayah, menghidupi keluarga seorang diri dengan membuat kerajinan dari bambu seperti keranjang dan kursi.

Zhou merupakan satu-satunya anak dari keluarganya yang melanjutkan sekolah ke jenjang kedua. Saat itu dia berjanji, akan menjadi murid yang berprestasi. Guru Zhou berkata, dia adalah murid yang tekun, ulet dan berbakat.

Namun sayang, karena suatu hal, Zhou dikeluarkan dari sekolah. Kemudian dia ikut pindah bersama keluarga sang paman. Dia bekerja menjadi buruh migran di Shenzhen, sebuah kawasan ekonomi khusus di Provinsi Guangdong.

Dia sempat membuang keinginan untuk melanjutkan studinya, karena dirasa akan sangat sulit. Namun, nasib berkata lain, tempatnya bekerja, sangat dekat dengan Shenzhen University, kemudian dia berubah pikiran dan mengambil kelas paruh waktu di universitas tersebut.

Di sana, ia mempelajari banyak hal dan berhasil melewati ujian serta mendapatkan sertifikat untuk akuntansi, operasi komputer dan mendapatkan lisensi mengemudi kendaraan komersial. Menurut dia, kesalahan terbesar dalam hidupnya adalah saat itu ia tidak mempelajari bahasa Inggris dengan baik.

Dia pernah bercita-cita menjadi fashion designer, kemudian Zhou mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan keluarga dengan gaji 180 Yuan per bulan. Kemudian dengan kondisi pekerjaan dia keluar dari pekerjaan.

Zhou mulai mendirikan perusahaan pada 1993 di usianya yang ke 22 dengan uang tabungannya sebesar HK$ 20.000. Dia mengajak keponakan, kakak laki-laki dan kakak perempuannya untuk bekerja di apartemennya.

Saat itu, perusahaanya memproduksi kaca atau lensa untuk jam tangan dengan kualitas tinggi. Kemudian terus berkembang dan membuat layar sentuh untuk mobile phone dari perusahaan elektronik raksasa dari China TCL Corporation.

Pada 2003, ketika masih memproduksi kaca untuk jam tangan, perusahaan Zhou mendapatkan permintaan dari Motorola untuk memproduksi layar kaca untuk produk Razr V3, periode ini adalah transisi di mana industri mobile phone beralih dari plastik ke layar kaca.

Kemudian, Zhou membuat nama Lens Technology. Menurut dia, nama ini cukup potensial di pencarian online. Masih di 2003, perusahaan kembali kebanjiran permintaan dari HTC, Nokia dan Samsung Electronics.

Pada 2007, perusahaan memproduksi layar untuk Apple iPhone. Hingga saat ini, Lens Technology masih menjadi pemasok layar kaca untuk Apple, Samsung dan Huawei.

Pada 18 Maret 2015 atau di ulang tahun perusahaan ke 22, Lens Technology melantai di Shenzhen Stock Exchange. Lens Technology merupakan perusahaan teknologi terbesar yang melakukan Initial Public Offering (IPO) terbesar di kuartal I-2015. **