“Lulusan Tidak Berkualitas,Ahok Minta Presiden Jokowi Bubarkan STPDN”

0
32

Beritaplatmerah.com-Jakarta-Buruknya kinerja dilingkungan pemprov DKI Jakarta membuat Gubernur Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama tidak  puas dan akhirnya mengganti 327 pegawai negeri sipil (PNS) tingkatan eselon di lingkungan pemerintahannya. Ahok, PNS yang sebagian besar lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negri(STPDN) tersebut tidak bisa bekerja maksimal sesui selera Ahok, dan Ahok , menginginkan sekolah tersebut tidak perlu diteruskan.

Jumat 3/9/2015 Ahok melantik 327 PNS di posisi baru. Terdiri dari 15 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) ditambah satu kepala kanreg V, dan 96 pejabat administrator (eselon III), dan 215 pejabat pengawas (eselon IV).

Setelah melantik PNS yang baru dirotasi, Ahok mengungkapkan dia tengah mendorong angkatan PNS 2010 untuk naik menjadikan Kepala Seksi (Kasie) di kelurahan-kelurahan di DKI Jakarta.

“Kemarin saya bilang ke Pak Jokowi, ‘Pak, kalau bisa, STPDN bubarkan saja Pak. Untuk apa ada sekolah STPDN kalau masuknya juga enggak jelas, gimana tesnya. lulusnya gimana. Itu hanya pembekalan korps saja,” ujar Ahok di  Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu (4/9/2015).


Keinginan itu sudah dia sampaikan kepada Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Menurut Ahok,STPDN  hanya memberikan pembekalan kesatuan korps. Sekolah swasta lebih mampu mencetak PNS dibanding STPDN

Tidak perlu ada sekolah-sekolah yang bergaya militer seperti itu,saya tidak tau lebih bagus dibubarkan saja Ya sudah, bubar saja deh. saya enggak tahu pikiran beliau (Jokowi) apa. Kalau menurut saya enggak perlu ada,” tambahnya.


Editor:Agus Nainggolan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here