Luhut dan Ratna Sarumpaet Cekcok di Depan Keluarga Korban KM Sinar Bangun

0
5

Menteri Koodinator (Menko) Maritim Luhut Binsar Pandjaitan megunjungi Posko Tim Pencarian KM Sinar Bangun di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Senin (2/7/2018).

Tiba di posko, Luhut langsung menggelar diskusi dengan instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Basarnas, TNI dan Kepolisian. Diskusi tersebut membahas perkembangan evakuasi KM Sinar Bangun hingga perbaikan sistem transportasi di Danau Toba.

Usai mendengar penjelasan dari Tim Gabungan, Luhut pun maju ke depan untuk memberikan komentarnya.

Tak disangka, saat hendak berbicara, ia malah terlibat cekcok dengan aktivis nasional, Ratna Ratna Sarumpaet.

Ratna langsung memotong ucapan Luhut yang membuat Menko Maritim ini mengeraskan nada suaranya.

“Saya sedang berbicara. Nanti Anda (Ratna Sarumpaet) berbicara,” ucap Luhut.

“Bapak kok marah-marah, gitu!” timpal Ratna.

“Saya tidak marah. Suara saya memang besar,” jawab Luhut.

Cekcok keduanya berlanjut hingga Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menghampiri Ratna.

Walau sudah dihampiri Kapolres, Ratna tak kunjung berhenti berbicara hingga suasana semakin memanas.

“Saya berbicara mewakili keluarga,” tutur Ratna.

Luhut pun tak mengizinkan Ratna berbicara dalam forum tersebut.

“Saya mau berbicara langsung dengan mereka (Keluarga penumpang KM Sinar Bangun). Tak perlu diwakili,” ucap Luhut.

Ratna mengklaim sebagai perwakilan keluarga dari penumpang KM Sinar Bangun dan masyarakat Tapanuli saat hendak berbicara dengan Luhut Panjaitan di Posko Tim Pencarian KM Sinar Bangun Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Senin (2/7/2018).

Walau sudah mengaku sebagai perwakilan warga, Luhut tetap tak ingin berbicara dengan Ratna.

“Saya ingin berbicara langsung dengan mereka (Keluarga dari penumpang KM Sinar Bangun). Prioritas utama saya ke sini berbicara langsung dengan keluarga korban, bukan dengan Anda. Nanti saya berbicara dengan Anda,” ucap Luhut dengan nada tinggi ke Ratna Sarumpaet.

Mendengar ucapan Luhut, Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan langsung mencoba tenangkan Ratna.

Namun usahanya gagal, Ratna malah semakin histeris. “Ini (Proses evakuasi KM Sinar Bangun) tak boleh dihentikan, ini persoalan Tapanuli, semua mayat diangkat … ,” belum selesai Ratna berbicara, AKBP Marudut langsung meminta Ratna diam.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here