Lasiyem yang Telinganya Habis Dimakan Belatung

0
12

Ponorogo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo akan memberikan perhatian kepada Lasiyem Pengidap kanker kulit yang menghabiskan telinga dan pipi kiri lantaran digerogoti belatung. Pihaknya akan memberikan pendampingan pengobatan hingga ke rumah sakit.

Pj Kadinkes Ponorogo, Vifson Suisno, mengatakan, meski baru menerima kabar tentang kasus Lasiyem, pihaknya segera mengambil langkah untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Saat ini kita sudah menurunkan rekan rekan di lapangan baik dari puskesmas untuk meneliti ke lapangan, melihat bagaimana kondisinya,” kata Vifson, Kamis (18/2/2016).

Nantinya, lanjut Vifson, dari hasil penelitian di lapangan yang juga melibatkan dokter akan meneliti jenis dan kondisi penyakit yang diderita Lasiyem. Selanjutnya, penerapan penanganan kasus penyakit Lasiyem akan dilakukan berjenjang disesuaikan dengan peraturan penangan yang berlaku.

“Kalau dari puskesmas tidak mampu, ke rumah sakit Harjono Ponorogo, jika memang tidak memungkinan, ya kita bawa ke RSU Dr Soetomo Surabaya,” urai Vifson.

Menanggapi usaha Lasiyem berobat ke RSU dr Soetomo Surabaya, Vifson mengaku hal tersebut bisa saja upaya sendiri dari keluarga. Meski dirinya memaklumi dengan kondisi di lapangan. Namun Vifson menyayangkan lambatnya jajaran di bawahnya yang tidak segera melaporkan kasus ini ke Dinkes Ponorogo.

“Akan saya teliti dahulu, benarkah di puskesmas seperti itu, karena setiap langkah kita harus prosedural harus memenuhi SOP,” jelas Vifson.

Lasiyem (79), nenek sebatang kara yang hidup di tengah hutan milik perhutani, di Desa Broto, Kecamatan Slahung, Ponorogo, menderita penyakit tumor kulit yang hampir menghabiskan daun telinga dan pipikiri. Lantaran ketiadaan biaya, Lasiyem pasrah menerima keadaan yang dialaminya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here