KPK Perlu Periksa Seluruh Proyek Infrastruktur Jokowi

0
3

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia Yudi Syamhudi Suyuti menyoroti proyek pembangunan yang dibangga-banggakan di era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, proyek tersebut dijadikan bahan kampanye di mana-mana. Padahal, proyek-proyek tersebut terindikasi banyak penyimpangan.

“Jokowi sangat bangga dengan pembangunan proyek infrastrukturnya. Bahkan para relawannya selalu menjadikan proyek infrastruktur Jokowi untuk bahan kampanyenya dimana-mana. Namun, jika kita selidiki secara seksama, ternyata ada indikasi penyimpangan dana super besar. Dan ini jika memang terbukti, maka Jokowi bisa dianggap melakukan korupsi yang mengerikan,” ujar Yudi seperti dikutip FB, Minggu (1/7/2018).

Lanjut Yudi, memang masalah ini perlu diselidiki mendalam. Karena kita tidak ingin anggaran negara dihabiskan untuk korupsi, apalagi anggarannya dari hutang.

“Ada kejanggalan di proyek infrastruktur Jokowi. Indikasinya terletak harga yang ada indikasi Mark up di proyek infrastruktur Jokowi,” tegasnya.

Dikatakannya juga, ada biaya standart internasional harga per km untuk biaya produksi jalan tol, LRT dan lain-lain yang jauh lebih murah dari biaya yang dikeluarkan pemerintah.

“Semisal, ada salah satu proyek yang harga produksinya per kilometer hanya USD 8 Juta (sekitar 120an Milyar), tetapi anggaran yang dikeluarkan pemerintah, 300 Milyar per kilometer,” ungkapnya.

“Kami bersama teman-teman sedang mengamati dan memonitor tentang angka-angka di proyek infrastruktur Jokowi,” sambung Yudi.

Lebih lanjut Yudi menegaskan KPK perlu periksa, ada atau tidak ada korupsi di proyek pembangunan infrastruktur Jokowi.

“Ini sangat penting, karena anggaran yang digunakan Jokowi ini anggaran dari Rakyat. Apalagi jika anggarannya hutang. Yang terbebani tentu Rakyat Banyak,” tandasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here