Kisruh Impor, Petahana Sulit Untuk Menang Di Pilpres 2019

0
10

Beritaplatmerah.com – Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, Kisruh impor gula dan beras di era pemerintahan Jokowi dikritik publik. Pasalnya, kebijakan impor tersebut jelas sangat merugikan petani dan akan berdampak kepada keterpilihan Jokowi dikalangan petani.

“Kebijakan impor rezim Jokowi bukan hanya membuat geram petani, bahkan ekonom-ekonom senior di Indonesia mengkritik keras Jokowi, karena lagi-lagi Jokowi membuat kebijakan blunder yang dapat merugikan petani membuat kebijakan impor disaat panen raya”, tutur Panji melalui press rilis yang diterima redaksi Beritaplatmerah.com, Selasa (25/9).

Panji menambahkan, Jokowi tidak mempunyai pandangan strategis untuk solusi perbaikan eknomi yang terpuruk, padahal faktanya rupiah anjlok ini pun dipengaruhi karena kuota impor lebih tinggi daripada ekspor. Jika keadaan Indonesia demikian justru hal tersebut membuat sentimen negatif rakyat ke Jokowi semakin besar karena dinilai kebijakan-kebijakannya tidak pro rakyat. Akibatnya persoalan ekonomi Indonesia saat ini belum dapat tercapai.

“Kebijakan impor akan merugikan Jokowi, pemilih petani otomatis akan berpihak kepada pasangan lain yang dinilai tidak merugikan petani dan lebih memetingkan kesejahteraan kelompok tani dan hal tersebut semakin membuat posisi Jokowi sebagai capres semakin terdesak dan sulit memenangkan pertarungan di pilpres 2019 terutama soal janji Jokowi yang akan stop impor tapi nyatanya sebaliknya”, tutup Panji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here