Kepala BNN Minta Kanwil Kemenkum HAM Jawa Tengah Tidak Asal Bicara

0
38

BERITAPLATMERAH,JAKARTA-Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) mengatakan agar pihak-pihak tertentu tidak asal ngomong terkait pencucian uang (TPPU) yang diduga sebagai upeti dari bandar narkoba yang melibatkan kepala rutan kelas II B Cahyono Adhi.

Buwas meminta pihak yang mengatakan uang yang diterima Cahyono untuk koperasi agar tak asal bicara.

Hal ini disampaikan Buwas menanggapi pernyataan Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jawa Tengah, Djoni Priyatno yang menyebut uang yang diterima Cahyono untuk koperasi. Buwas pun menegaskan akan mengungkap kasus TPPU tersebut.

“Ini kita ungkap kasus narkotika dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) baru kelihatan oknum pejabat kepala lapas. Ada yang jawab lagi, orang itu cuma titipan koperasi itu. Hanya membela bukan untuk menyelesaikan masalah. Kita bukan orang bodoh, bukan baru kemarin kita ini bekerja,” kata Buwas di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (17/1/2018).

Menurut Buwas, temuan seperti ini sudah kerap terjadi di dalam lapas. Untuk itu, dia meminta para Kakanwil Kemenkum HAM tidak asal membela.

“Sekian kalinya dengan fakta berulang-ulang dan terus menerus. Ini jadi mafia dan selalu pembenaran karena dibela. Ini saya sampaikan dengan kejujuran hati saya, jangan nanti kakanwil jawab lagi, ini hanya menerima untuk koperasi. Kalau nggak tahu faktanya jangan asal ngomong. Jangan asal bela,” urainya.

Para tersangka dikenai Pasal 3, 4, 5 dan 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta Pasal 137 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here