Kenny Cridge Penderita Down Syndrome Tertua di Dunia

0
6

Jakarta, Pada Februari 2016 lalu, Kenny Cridge baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-76 di salah satu panti jompo di Inggris. Apa yang membuatnya begitu spesial adalah ia merupakan pemegang rekor pengidap down syndrome tertua di dunia.

Kenny lahir pada tahun 1940 dan dokter awalnya mengira ia lahir mati karena tak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Dokter tak begitu memerhatikan Kenny dan fokus diberikan lebih untuk sang saudara kembar, Dorothy, yang lahir beberapa saat kemudian. Penanganan baru diberikan saat Kenny ‘memberi tanda’ dirinya masih hidup.

Pada era itu perlakuan untuk orang dengan down syndrome masih buruk dengan usia harapan hidup hanya mencapai 12 tahun. Namun Kenny berhasil membuktikan bahwa dengan dukungan keluarga dirinya mampu menjalani hidup bahkan lebih lama dari saudara-saudaranya.

Baca Juga :

“Sekarang banyak orang dengan down syndrome mendapat perlakuan setara dan dihormati. Tapi ibu saya bercerita dulu kondisinya tak seperti itu,” cerita Keponakan Kenny, Marie Shotton (45) dikutip dari Telegraph, Senin (21/3/2016).

“Dia harus memperjuangkan banyak hal untuknya dan mendedikasikan seluruh hidupnya untuk Kenny,” lanjut Marie.

Sepanjang hidupnya Kenny mendapat perhatian dari seluruh anggota keluarga. Bahkan sampai orang tuanya wafat, kerabat seperti keluarga Marie menerima Kenny dan terus demikian sampai akhirnya tiga tahun lalu Kenny tiba di panti jompo.

Pada tahun 2008 Museum Rekor Dunia pun menobatkan Kenny sebagai pria pengidap down syndrome tertua di dunia.

“Meski kemampuan komunikasi verbalnya terbatas, dia senang mengobrol, punya selera humor yang bagus, dan senang tertawa,” kata manajer panti jompo Ann Nicholson.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here