Kejaksaan Agung Minta Tambah Anggaran Rp 2,9 Triliun

0
0

Kejaksaan Agung mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 2.976.246.119.144. Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja pembahasan anggaran tahun 2019 bersama Komisi III DPR, Kamis (13/9).

Jaksa Agung M Prasetyo menjelaskan, untuk tahun 2019 pihaknya sudah mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 6.146.271.982.000. Namun, Prasetyo menilai jumlah tersebut masih kurang untuk melaksanakan berbagai program kerja yang dicanangkan. Untuk itu Kejaksaan Agung meminta tambahan anggaran.

“Kita (total minta) Rp 9 (triliun) sekian yah. Dari awalnya kita hanya menerima Rp 6 (triliun) yah. Di 2017 dari Rp 6 (triliun) dirasa enggak memenuhi, seluruh kegiatan yang harus anggaran,” kata Prasetyo di Gedung DPR Jakarta, Kamis (13/9).

Menurutnya, permintaan penambahan anggaran itu diperlukan karena anggaran Rp 6,4 triliun yang diberikan pada tahun ini tidak cukup. Sehingga ia meminta jajarannya untuk menghemat. Namun ternyata untuk tahun depan, anggaran Kejaksaan Agung justru turun menjadi Rp 6,1 triliun.

“Kita harus susun dan sesuaikan dengan dana yang tersedia meskipun tentunya dengan penuh keterbatasan. Misalnya saya sampaikan bahwa saya instruksikan pada segenap jajaran satuan kerja supaya penggunaan anggaran dilakukan dengan penuh kecermatan dan kehati-hatian, penghematan,” ucapnya.

Prasetyo menjelaskan permintaan tambahan anggaran itu akan digunakan salah satunya untuk pengadaan sarana dan prasarana serta peningkatan SDM.

“Belanja pegawai penting karena kalau enggak orang enggak dapat gaji mau kerja gimana kan gitu yah. (Usulan penambahan anggaran untuk) pengadaan sarana prasarana, untuk biaya pendidikan peningkatan kualitas SDM juga penting yah,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here