KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN KOTA SAROLANGUN BELUM  MAKSIMAL”KEMANA DINASTAKSIMAN

0
6

BERITAPLATMERAH,SAROLANGUN,Kota Kabupaten Sarolangun adalah sebuah kota yang dibelah oleh sungai tembesi dan jalan lintas sumatera yang dihiasi dua jambatan penghubung yang membentang diatasnya, kiri dan kanan bantaran sungai terdiri dua pusat wisata,taman ancol dan tepian cikminah.

Kota ini termasuk kota translit bagi pengguna jalan,disebabkan jarak antara satu kabupaten dan kabupaten lainnya sangat berjauhan.

Akan tetapi,bisa terlihat ada suatu kelemahan”Dinastaksiman,,tidak begitu fokus menjaga kebersihan dan keindahan kota,seperti draenase pada sisi jalan depan ruko H.Masyur ada yang hancur dan gorong-gorong yang melintas dibawah jalan raya tersebut terlihat tidak pernah dibersihkan, akibatnya saluran air tersebut ketika air hujan deras tidak begitu tertampung atau berfungsi dan sulit mengering,akibatnya menimbulkan bau kurang sedap dan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Tidak itu saja, Trotoar yang membujur pada bahu jalan sudah banyak kropos atau hancur atau kurang berpungsi, hal ini menyebabkan pejalan kaki yang milintas diatasnya merasa kurang nyaman.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat dalam kota Sarolangun yang tidak mau ditulis jati dirinya menyebutkan”kemana Dinas Taksiman atau kabid pembersihan,, terutama dalam hal memfungsikan drainase dan gorong-gorong terkesan masih lemah,ini yang menanggung akibarnya kami masyarakat” rentan penyakit,,tuturnya.

Lanjutnya,yang tidak kalah pikir bagi saya sekarang,bak tempat pembuangan sampah sampah yang terbuka  pada sisi kiri dan kanan jalan menghadap ke jalan lintas harus ditinjau kembali kelayakannya oleh Dinas terkait.

“Pengambilan sampah didalamnnya tidak terkuras setiap hari,sampah yang tertinggal menimbulkan bau yang tidak sedap dan membuat pandang samraut,seperti bak sampah depan kuburan cina,depan pemakaman umum,disamping hotel serantih.

Juga termasuk keindahan kota,yang datanami berupa bunga di pertengahan jalan lintas dalam kota,dipandang tidak begitu indah ini menghambat pandangan,ketika penggunajalan mau menyeberang,apa lagi rambu-rambu penyeberangan tidak ada atau tidak dipasang seharusnya pinggiran badan jalan kiri atau kanan itu yang perlu diperindah,grutuknya.(Rifaiduri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here