Keberadaan Angeline, Bocah Cantik yang Hilang di Sanur Masih Misterius

0
17

Beritaplatmerah.com-Jakarta – Polisi masih terus mencari Angeline, bocah delapan tahun yang hilang dari rumahnya di Jalan Sedap Malam No 26, Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (16/5/2015) sore. Sudah tiga hari berlalu polisi masih belum mendapat titik terang di mana Angeline berada.

“Kami masih terus berusaha, namun belum tahu sebenarnya ke mana anak ini,” kata Kapolsek Denpasar Timur Kompol Gede Redastra saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (19/5/2015).

Gede mengatakan polisi sudah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari keluarga, tetangga, pembantu, wali murid di sekolah, sampai tukang gas yang sempat dicurigai keluarga telah membawa kabur Angeline. Diperiksa juga teman-teman korban di sekolah. Namun, keterangan yang diberikan belum menunjukkan di mana keberadaan bocah cantik itu.

“Memang ada halaman di depan rumahnya itu, namun tidak ada tetangga yang lihat dia keluar. Kami juga sudah memeriksa rumah dengan anjing pelacak namun belum ada hasil. Tukang gas juga diperiksa tapi nggak ada apa-apa,” ucapnya.

Menurut keterangan saksi, polisi mendapat info Angeline dalam keadaan tertekan. Angeline sering melamun dan kalau berangkat ke sekolah dalam keadaan kumal.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, anak itu kalau ke sekolah kotor dan bau. Makanya sama wali muridnya suka dimandiin di sekolah, di rambutnya suka ada tahi ayamnya,” ucap Gede.

Gede mengatakan di rumah Angeline memang banyak kandang ayam dan bocah itu ditugasi untuk memberi pakan ayam dan menyapu rumah”Ini anak di rumah dalam keadaan tertekan. Kalau sekolah jalan kaki, nggak pernah diantar dijemput. Keterangan dari pembantunya sering dimarahi sama ibu angkatnya,” cerita Gede. Angeline memang anak angkat. Dia diadopsi saat usianya baru 3 hari oleh ibu angkatnya.

Dari pemeriksaan polisi, saat hilang Angeline tidak sedang bermain di halaman seperti yang dikatakan keluarga. Angeline masih terlihat pukul 13.00 WIB oleh pembantunya.

“Pembantu itu pinjem pensil ke si anak, terus si anak kasih pensil lalu masuk kamar. Pas sore dipanggil-panggil sama ibunya sudah nggak ada,” katanya.

Polisi masih terus menggali keterangan dari para saksi. “Di depan rumah itu ada warung dan penjaga warungnya tidak melihat anak ini keluar. Dia juga nggak lihat ada mobil atau motor parkir di depan rumah,” ucap Gede.

“Kita belum tahu apakah anak ini pergi sendiri karena tertekan atau ada orang yang mengambilnya,” tutup Gede.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here