Kawanan Begal Rampok Wartawan Waspada Online

0
14

Beritaplatmerah.com-Medan-Di saat serah terima jabatan (sertijab) di jajaran Polresta Medan, aksi kawanan begal dengan menggunakan senjata tajam semakin beringas.

Kali ini, Indra Bungsu (24) warga Jalan Santun No.34-B Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota bersama abang kandungnya, M Agus Utama (32) warga Jalan Santun yang juga Redaktur Pelaksana (Redpel) Waspada Online menjadi korban keganasan kawanan begal tersebut.

m

Informasi yang diperoleh dari Mapolsekta Medan Area, menerangkan abang beradik tersebut dirampok oleh kawanan perampok di Jalan Ismailiyah dekat Simpang Jalan Puri, Kecamatan Medan Area. Sabtu (9/5) sekira pukul 04.15 WIB.

Dijelaskan, saat itu keduanya usai menginap dari tempat sepupunya Jumat (8/5) malam kemarin, karena menghadiri acara keluarga, di Desa Lau Dendang  Kecamatan Percut Seituan.

Saat korban ingin pulang ke kediamannya  Jalan Santun, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario 150 ESP EXCLSV BK 5485 AFM warna hitam, korban dibegal perampok di Jalan Ismailiyah Medan.

“Ceritanya saat itu aku dan adikku nginap di rumah sepupu di Lau Dendang karena ada acara keluarga. Ketika ingin pulang dengan mengendarai kereta, di tengah jalan kami dirampok kawanan begal tepatnya di Jalan Ismailiyah dekat Simpang Jalan Puri,” ucap Agus Utama ketika ditemui wartawan membuat laporan di SPKT Polsekta Medan Area.

Agus mengatakan, dirampok kawanan begal dengan cara memepet kemudian menolak hingga terjatuh ke trotoar sambil menggunakan senjata tajam. “Jadi yang mengendarai kereta itu adikku sementara aku berada diboncengan kemudian datang pelaku dengan cara memepet dan menyenggol bahuku hingga terjatuh sambil mengeluarkan sajam (senjata tajam),” katanya.

Merasa takut karena para pelaku membawa senjata tajam korban bersama sang adik melarikan diri untuk menyelamatkan diri. “Aku dan adikku mundur karena mereka bawa pisau ketika merampok kami,” sebutnya lagi.

Dia menuturkan, kawanan begal itu berjumlah empat orang dengan mengendarai sepeda motor. “Pelaku berjumlah empat orang sambil naik dua kereta Yamaha Mio tanpa plat dengan berboncengan,” terangnya.

Diungkapkan, dalam insiden tersebut korban (Agus Utama) mengalami luka di bagian tangan dan lutur karena terjatuh akibat disenggol pelaku. Sementara itu, adik korban Indra Bungsu menambahkan, ketika dirampok kondisi jalanan sepi dan tidak banyak pengendara yang melintas. “Saat kami dirampok kondisi jalan sepi tidak banyak pengendara yang melintas,” bilangnya.

Dijelaskan, para pelaku setelah berhasil melakukan aksinya melarikan diri ke arah Jalan Puri. “Pas pelaku merampok kami, kulihat mereka melarikan dirinya ke arah Jalan Puri,” jelasnya.

Indra juga menerangkan, bahwa kendaraan tersebut milik abangnya,  tetapi diatasnamakan dirinya. “Kereta Vario itu milik Abangku tetapi surat kendaraan atas namaku,” terangnya sembari menunjukkan surat tanda penerima laporan polisi, STPL / 600/K/V/2015/ Sektor Medan Area.

Dalam insiden tersebut, korban rugi senilai Rp18 juta. “Kami berharap kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku,” harapnya sembari menunjukkan surat tanda penerima laporan polisi, STPL / 600/K/V/2015/ Sektor Medan Area.

Kapolsek Medan Area, Kompol Yudi Frianto melalui Pjs Kanit Reskrim Iptu Sehat Tarigan saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. “Laporan korban sudah kita terima. Saat ini sedang kita lakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut,” terangnya.

sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here