Kasus Dana Pilkada 2010 KPUD Nias Utara Berkarat Total Di Kejari Gunungsitoli

0
116

 

 

Beritaplatmerah.com – Nias – Sumatera Utara – Kasus Dana Pilkada 2010 KPUD Nias Utara sudah berkarat total di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli. Kasus ini sebenarnya hampir dua tahun lamanya sudah dilakukan penyelidikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Gunungsitoli.

 

Dikatakan oleh Kapidsus Junius Zega diruang kerjanya tahun yang lalu, Kamis (29/8/2014) bahwa pihaknya telah meminta surat Keterangan hasil audit investigasi sebagai pendukung audit regular BPK yang dilakukan setahun sekali, bahkan Ia mengatakan bahwa Instansi Kejari Gunungsitoli tidak tebang pilih dalam melakukan penyidikan, siapa saja, sama didepan hukum, ujarnya.  Tetapi hingga kini, kasus dumaksud tidak ada titik terangnya.

 

Bahwa kasus dana hibah 2010 di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Nias Utara Sebesar Rp. 5.080.000.000,- (lima miliar delapan puluh juta rupiah) untuk pelaksanaan Pilkada 2010 tidak bisa dipertanggung jawabkan dan tidak adanya laporan atau bukti-bukti termasuk bukti pendukung realisasi belanja hibah itu. Oleh Obadi Hulu mantan Sekretaris KPUD Nias Utara sekaligus sebagai Pengguna Anggaran (PA) saat itu dan kroni-kroninya diduga kuat adanya unsur korupsi melanggar UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

 

Perlu diketahui juga bahwa hampir setahun lamanya kasus ini diobok-obok dan diremas-remas oleh pihak Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, hingga kini tidak ada titik terangnya. Padahal sudah lama dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan, dan apalagi sudah lama tercuat beberapa kali dibeberapa media massa. Yang seharusnya tidak bisa ditutup-tutupi dan tidak bisa tawar-menawar lagi. Sepertinya pihak Kejaksaan Negeri Gunungsitoli tuli. Hal ini dikatakan oleh Hezkiel Zega Sekretaris DPC LSM-LIPAN Kabupaten Nias Utara kepada Plat Merah di Kantornya Jln. Gunungsitoli-Lotu, km 33 nomor 129, Jumaat (29/5/2015).

 

Lanjutnya, bahwa pihaknya tidak tinggal diam dengan kasus ini karena merupakan kepentingan orang banyak dan bila perlu akan dilaporkan langsung kepada KPK di Jakarta apabila pihak penyidik lamban penanganannya. Justru itu, Ia berharap kepada Kejatisu melalui Kejari Gunungsitoli supaya dapat segera menutaskan kasus ini dalam waktu dekat, ujarnya. (yh/pm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here