Isi Pernyataan Sikap 16 Tokoh Sepakbola Nasional

0
21

Beritaplatmerah.com-Jakarta-Mantan Ketua Umum PSSI, Agum Gumelar, mewakili 16 tokoh sepakbola Indonesia membacakan sikap terkait kondisi persepakbolaan nasional terkini di Kantor PSSI, komplek Gelora Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PSSI itu mewakili Azwar Anas, Tono Suratman, Adang Ruchiat, IGK Manila, EE Mangindaan, Maulwi Saelan, Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, Harbiansyah, Syahrir Taher, Surya Darma Tahir, Widjono Hardjanto, Masmun Yan Manggesa, Roy Suryo, dan Adhyaksa Dault.

Dalam pernyataannya tersebut, Agum menyebut bahwa kondisi sepakbola Indonesia berada dalam titik nadir akibat intervensi Menpora.

“Permasalahan ini, bukan karena dualisme kompetisi atau asosiasi, tetapi karena secara sistematis ada pihak yang melakukan intervensi terhadap sepakbola Indonesia. Dan puncak dari malapetaka itu adalah turunnya sanksi FIFA terhadap sepakbola Indonesia pada 30 Mei 2015. Sekali lagi sanksi FIFA turun akibat adanya intervensi terhadap sepakbola,” kata Agum.

Lanjutnya, untuk menghadapi intervensi Menpora, stakeholder sepakbola nasional seperti pengurus, pemain, klub, Asosiasi Provinsi (Asprov) harus tetap bersatu.

“Kami juga meminta seluruh anggota PSSI, baik itu klub, Asosiasi Provinsi maupun Asosiasi Pemain, Pelatih, dan Futsal untuk tetap solid dan memegang teguh prinsip sepakbola yang menjadi pondasi rumah sepak bola kita, yakni statuta PSSI dan FIFA,” tukasnya.

Petikan Sikap 16 Tokoh Sepakbola Nasional:

  1. Kami memohon kepada Presiden RI, Joko Widodo agar dapat memastikan bahwa status kedudukan dan martabat PSSI segera dipulihkan dengan mengembalikan segala kewenangan sepakbola kepada PSSI, sehingga sanksi FIFA dapat segera dicabut.

 

  1. Kami mendesak agar tidak ada upaya-upaya terselubung dari pihak manapun yang dapat menimbulkan benih-benih perpecahan dalam keluarga besar sepakbola Indonesia. Karena hanya ada satu PSSI yang harus dihormati dan jaga sesuai hasil kongres PSSI di Surabaya 18 April 2015 lalu yang memilih bapak La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua Umum PSSI beserta 14 anggota Komite Eksekutif lainnya.

 

  1. Kami juga meminta seluruh anggota PSSI, baik itu klub, Asosiasi Provinsi maupun Asosiasi Pemain, Pelatih, dan Futsal untuk tetap solid dan memegang teguh prinsip sepakbola yang menjadi pondasi rumah sepak bola kita, yakni Statuta PSSI maupun Statuta FIFA.

sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here