Ironis, Pendidikan Gratis Tapi Bocah Lulusan SD di Brebes Jualan Bakso Goreng

0
8

Brebes – Nasib Wiherun (13) atau akrab disapa Erun tidak seperti anak lain seusianya. Ia anak pasangan Tayo dan Tati, warga Baros, Ketanggungan, Brebes, terpaksa berjualan bakso goreng keliling karena tak mampu melanjutkan pendidikan selepas SD. Padahal seharusnya pendidikan hingga setingkat SMP di daerahnya gratis.

Erun jualan bakso goreng dengan memikul dagangannya keliling kampung juga ke sekolah sekolah dengan keuntungan yang diperoleh sekitar Rp30.000 sampai Rp40.000 perhari.

Tayo, orang tua Erun mengatakan bahwa anaknya ingin berjualan bakso goreng karena keinginan sendiri. Erun menjual dagangannya menggunakan krombong kecil yang dipikulnya.

Sebelum memulai jualan, Erun disarankan untuk mengikuti jejak orang tuanya yang juga jualan bakso goreng agar tau cara melayani pembeli dan cara menggorengnya.

Pihak Pemerintah Kabupaten Brebes mengaku sudah koordinsi dengan dians terkait, yaitu SKPD dan OPD serta kepala desa dan Camat untuk mencari data anak-anak usia sekolah yang tidak bersekolah untuk bisa bersekolah.

“Kita pantau terus, dan kita sudah bentuk gerakan kembali ke sekolah,” kata Wakil Bupati Brebes, Narjo, yang menurutnya sudah bekerjasama dengan semua elemen masyarakat.

Menyikapi kasus yang terjadi pada Erun yang pada usia sekolahnya tak mampu melanjutkan pendidikan dan harus berjualan bakso goreng keliling, Narjo mengatakan akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

(Lucky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here